SketsaNusantara.id - Jurnalis sekaligus aktivis Dandhy Laksono bagikan kenangan manisnya dengan mendiang sang istri, Irna Gustiawati yang meninggal pada 30 Oktober 2024 lalu.
Lewat cuitan di akun X miliknya @Dhandy_Laksono, pria di balik kanal YouTube Watch Doc ini mengisahan bagaimana dirinya meminta izin Irna saat hendak melakukan ekspedisi.
Dalam cuitan yang diunggah tanggal 10 November 2024, Dandhy Laksono mengungkapn syarat yang diajukan Irna tatkala dirinya meminta izin untuk melakukan ekspedisi perdananya, ‘Indonesia Biru’ pada 2015 lalu.
“Syaratmu memang hanya satu: jaga kesehatan,” cuit Dandhy seperti dikutip SketsaNusantara.id dari akun X @Dandhy_Laksono.
Apalagi, rasa khawatir Irna membuat mantan Pimpinan Redaksi Liputan 6 Ini ‘mengancam’ suaminya.
“Aku ingat kamu selalu mengancam: “Pokoknya kalau sakit, aku jemput pakai truk. Motornya masukin truk dan pulang,” kenang Dandhy.
Syarat dan ancaman itu pula yang membuat Dandhy memilih untuk tak memberi tahu kondisinya kepada sang istri ketika sakit selama 2 minggu di Gorontalo.
“Ketika 2 pekan terkapar di Gorontalo, aku nggak pernah cerita. Takut kami jemput paksa,” tulis Dandhy lagi.
Syarat serupa juga dilemparkan Irna ketika Dandhy hendak melakukan ekspedisi keduanya yang berjudul Indonesia Baru pada 2022 lalu.
“Di perjalanan kedua, syaratmu masih sama: “Asal ini ekspedisi terakhir, ya. Kamu udah nggak muda lagi,” tulis Dandhy mengenang ucapan sang istri.