SketsaNusantara.id - Presiden Prabowo Subianto menitipkan 4 pesan penting yang harus ditindaklanjuti oleh kementerian terkait, selama dirinya melakukan kunjungan internasional.
4 persoalan penting tersebut menurut Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Hasbi di antaranya judol, narkoba, penyelundupan dan korupsi.
“Pesan sebelum bapak presiden ke luar negeri tadi dalam rapat 4 hal itu, jadi presiden meminta untuk bekerjasama dengan penegak hukum agar tak ragu menindak tegas,” ujarnya dalam siaran pers sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id pada Kamis, 7 November 2024.
Dengan itu, Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid menerangkan jika persoalan judol ini telah meresahkan dan sesuai arahan presiden sudah ditutup sebanyak 220 ribu konten judol.
“Tegas presiden dalam rapat tadi bahwa harus memerangi judol ini dan bekerjasama dengan kepolisian, kejaksaan, dan institusi atau lembaga lainnya,” imbuhnya.
Meutya Hafid menyampaikan, kalau tidak boleh ada yang memback up praktik-praktik judol di Indonesia, karena sangat berdampak pada masyarakat.
“Tadi pak presiden menyampaikan, kalau tidak boleh ada beking-bekingan atau membantu melindungi judol, maka tegas harus diperangi dan korbannya ini masyarakat kurang mampu,” tegasnya.
"Komdigi hingga 3 November ini sudah melakukan penutupan kepada situs atau akun judol sebanyak 220 ribu,” ungkapnya.
Jadi banyaknya akun yang ditutup menurut Meutya Hafid, menjadi salah satu keberhasilan, karena memang seharusnya dilakukan penutupan.
“Memang sudah kita non aktifkan tetapi bukan dari berapa jumlahnya, tapi memang harus ditutup, jadi mohon bersabar ya,” pungkasnya.
Terkait sistem Komdigi, pihaknya menerangkan masih dalam proses pengawasan dan penyelidikan dari kepolisian.