SketsaNusantara.id - Presiden Prabowo Subianto telah mengagendakan segera melakukan kunjungan ke luar negeri pertamanya sebagai Presiden RI dan Gibran Rakabuming Raka sebagai wakilnya akan jadi presiden sementara.
Presiden Prabowo Subianto diagendakan akan melakukan beberapa agenda yakni APEC di Peru pada 10 hingga 16 November 2024.
Setelah itu akan dilanjutkan dengan kunjungan KTT G20 yang akan berlangsung di Brazil pada 18 hingga 19 November 2024.
Prabowo Subianto disebut Rocky Gerung akan segera memfungsikannya dirinya sebagai pemimpin diplomasi Indonesia di luar negeri selama kurang lebih satu bulan lamanya.
Kepergian sementara Prabowo Subianto ke luar negeri membuat sejumlah pihak khawatir ketika Prabowo pergi ke luar negari ketika negara di amandatkan kepada wakil presidennya Gibran Rakabuming Raka.
Hal itu disampaikan oleh Rocky Gerung, sosok yang kerap mengkritik kapasitas Gibran sebagai wakil presiden yang kini mengaku khawatir ketika ia harus memimpin kabinet menggantikan Presiden Prabowo.
Baca Juga: Relawan Prabowo Siap Menangkan Gus Fawait-Djoko Susanto, Ini Harapannya di Sektor Pertanian
"Pak Wapres ini nanti akan menemukan apa yng disebut sebagai ujian kapasitas," ujar Rocky Gerung dilansir SketsaNusantara.id dikutip dari kanal YouTube Rocky Gerung Official.
Rocky menyebut bahwa kepergian Presiden Prabowo ke luar negeri merupakan ujian pertama untuk Gibran sebagai wakil presiden.
"Dan tentu saja ujian psikologis karena beliau (Gibran) akan berhadapan dengan menteri yang secara teknis berarti sudah ia kenal karena menjadi rezim ayahnya sendiri," tambahnya.
Itu artinya menurut Rocky, Gibran akan segera masuk untuk memimpin kabinet secara profesional, maka ia akan benar-benar masuk pada pertarungan politik dimana hasilnya banyak ditunggu orang.
Untuk itulah ia berpendapat agar Gibran harus segera bersiap mempelajari teknikal memimpin sidang kabinet yang akan terjadi ketika Prabowo sedang di luar negeri.