Rabu, 1 Juli 2026

Sentuhan Digitalisasi Keuangan QRIS, Wisata Kolam Renang Pandan Sili Makin Diminati Pengunjung

Photo Author
As'ad Choirudin, Sketsa Nusantara
- Selasa, 30 Juni 2026 | 23:10 WIB
Kepala Unit Wisata Kolam Renang Pandan Sili, Murniasih Dwi Rahayu (kiri) bersama penjaga loket menunjukkan merchan QRIS. (SketsaNusantara.id/As'ad Choirudin)
Kepala Unit Wisata Kolam Renang Pandan Sili, Murniasih Dwi Rahayu (kiri) bersama penjaga loket menunjukkan merchan QRIS. (SketsaNusantara.id/As'ad Choirudin)

SketsaNusantara.id – Bagi warga Jombang, Jawa Timur, wisata kolam renang Pandan Sili sudah tidak asing, terutama yang berada di Kecamatan Bareng.

Berada di lereng gunung dan berasal dari sumber mata air alami, membuat kolam renang yang berada di Desa Pengampon ini tetap diminati pengunjung.

Sebelum dikelola BUMDesa (Badan Usaha Milik Desa), aliran air tersebut hanya dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk irigasi.

Fasilitas teknologi pembayaran non tunai melalui QRIS adalah salah satu upaya pengelola agar destinasi andalan ini tetap menjadi primadona warga. Hal itu bermula saat Pemkab Jombang menggelar Bursa Inovasi Desa di tahun 2018.

Kepala Desa Pengampon, Rohan (51) menjelaskan, ajang lomba tersebut dinilainya sebagai pintu pembuka untuk menaikkan pendapatan asli desa (PADes). Pandan Sili yang semula kurang terawat, dibangun menjadi kolam renang.

“Kita memanfaatkan sumber mata air untuk wisata,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, akhir pekan lalu.

Praktis, APBDes yang semula difokuskan untuk pembangunan fasilitas umum seperti perbaikan jalan sebagian diperuntukkan pembangunan kolam renang. “Pembangunan yang semula hanya pada perbaikan jalan kita alihkan pada wisata Pandan Sili. Setahun setelah beroperasi itulah kita mengikuti Bursa Inovasi Desa,” ujarnya.

Rohan melanjutkan, wisata yang dibangun itu tidak sia-sia. Atas penilaian dari tim dari Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga, Pandan Sili dinyatakan paling eksis di antara desa lainnya.

“Pendamping kita dari Universitas Darul Ulum

OJK Hadir Kenalkan Digitalisasi

Murniasih Dwi Rahayu (35), selaku Kepala Unit Usaha Wisata menambahkan, sejak ada program percepatan inklusi keuangan dari OJK, wisata kolam renang mulai mengikuti arahan dari lembaga pengawas perbankan tersebut.

“Kita diarahkan untuk menyediakan layanan pembayaran digital. Bermula dari program berupa pendampingan selama 4 bulan, akhirnya di loket masuk kita  menyediakan QRIS,” tandas perempuan guru di SMKN Bareng ini.

Ia mengatakan, sebelum memasang merchant QRIS, wisata kolam renang Pandan Sili tak henti-hentinya menerima kunjungan dari berbagai bank, baik swasta maupun milik negara. “Banyak sekali tamu dari perbankan setelah ada pelatihan dari OJK. Mereka menawarkan pemasangan QRIS di lingkungan wisata,” ungkap Rahayu.

Akhirnya, kata dia, dipilih BRI untuk bekerjasama untuk menyediakan merchant QRIS. Dia beralasan, di sekitar tempat wisata, desa maupun di pusat kantor Kecamatan Bareng, BRI paling banyak dijumpai.

Halaman:

Editor: As'ad Choirudin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X