Setelah berganti nama menjadi PT. Sri Rejeki Isman dan terdaftar di Kementrian Perdagangan, HM Lukminto pun melebarkan sayap usahanya tersebut.
Ia kembali mendirikan pabrik tenun di tahun 1982 dan mengembangkan 4 lini produksi dalam 1 atap tahun 1992 sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id dari situs Sritex.
Kesukesan HM Lukminto konon tak lepas dari kedekatannya dengan Keluarga Cendana.
Seperti yang diketahui, HM Lukminto bersahabat sejak kecil dengan Harmoko, mantan Menteri Penerangan sekaligus tangan kanan Keluarga Cendana.
Kedekatan tersebut sempat dikabarkan sebagai alasan Sritex menjadi pemegan tender proyek pengadaan seragam militer era Orde Baru.
Namun di luar kabar tersebut, Lukminto dan Harmoko memang sudah dekat sejak kecil.
Menurut penulis buku biografi HM Lukminto, Bakti Untuk Negeri, Nasir Tamara bahkan pernah memimpikan Harmoko.
Menurut penuturannya, Lukminto pernah bermimpi didatangi Harmoko lalu diminta untuk sholat.
Mimpi tersebut diyakini menjadi salah satu momen yang membuat Lukminto akhirnya menganut agama Islam.
HM Lukminto sendiri tutup usia pada tahun 2014 dan dimakamkan di pemakaman keluarga di daerah Karanganyar, Jebres.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!