news

Ada Penundaan Honor 24 Ribu Guru Ngaji di Jember, GP Ansor Kencong Sebut Pencairan Hibah dan Bansos Rawan Politisasi di Momen Pilkada 2024

Kamis, 17 Oktober 2024 | 10:51 WIB
GP Ansor Kencong Jember peringatkan potensi politisasi pencairan hibah dan bansos di momen Pilkada 2024. (Kolase Instagram/ansorpckencong dan Canva)

SketsaNusantara.id - Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Kencong baru-baru ini meminta agar 24.00 guru ngaji di Jember bersabar.

Pasalnynya, penciran honor insentif mengalami penundaan dan pembekuan.

Alhasil, penundaan program Pemkab Jember berbasis masyarakat itu memunculkan polemik di momen Pilkada 2024.

Baca Juga: Tak Pernah Terima Bantuan Bansos, Pria di Jember Ini Nekad Bobol Gudang Bansos dan Gondol Beras hingga Puluhan Karung

Sekretaris Pengurus Cabang GP Ansor Kencong, Asnawan menyatakan bahwa pembekuan program kemasyarakat ini sudah benar.

Menurutnya, apa yang telah dijalankan Sekretaris Daerah (Sekda) Hadi Sasmito sudah sesuai jalur.

Pasalnya, tujuan pembekuan itu agar tidak ada politisasi dari paslon manapun.

Baca Juga: 3 Lokasi Nobar Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Jember, Catat di Sini untuk Saksikan Keseruan Laga Timnas Indonesia Vs China

"Ini kan sifatnya harus jelas, dalam artian bahwa bansos, hibah dan honor guru ngaji itu banyak ditunggu terutama oleh para guru ngaji. Saya pikir semuanya harus bersabar karena pencairan ini bukan ditiadakan tetapi ditunda," kata Asnawan, Kamis, 17 Oktober 2024.

Ia menyebut bahwa tidak ada persoalan terkait penundaan program karena tujuannya ialah mencegah politisasi.

Oleh karena itu, para guru ngaji di Jember harus sedikit bersabar untuk pencairan.

Baca Juga: Polemik Utang Program JPK Sekitar 72 Miliar, Komisi D DPRD Jember Segera Panggil Dinkes dan 3 RSD

Penundaan ini hanya berlangsung sampai selesainya Pilkada.

"Jadi untuk 24.000 guru ngaji harus bersabar, nanti pasti akan ada klaim-klaim terhadap bantuan itu dan sebagainya. Kami selalu mengawal agar bantuan ini harus terealisasi. Insya Allah di tahun 2024 setelah Pilkada akan segera dicairkan," lanjutnya.

Halaman:

Tags

Terkini