SketsaNusantara.id - Momen haru terjadi ketika Agus Harimurti Yudhoyono atau yang akrab dipanggil AHY raih gelar doktor secara cumlaude dari Universitas Airlangga.
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang saat ini merupakan Ketua Umum Partai Demokrat dan juga sebgai Menteri Agraria dan Tata Ruang BPN baru saja meraih gelar doktornya pada Senin 7 Oktober 2024.
Gelar itu ia raih saat ia sudah tak bertugas di ketentaraan dan juga sudah menjadi pejabat negara seperti saat ini.
Seluruh anggota keluarga hadir pada moment membanggakan itu yakni Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Anissa Pohan sang istri, Almira Tunggadewi anaknya, serta Ibas berserta istri berkaca-kaca ketika mendengar pidato singkat AHY.
AHY sampaikan terimakasih kepada seluruh anggota keluarga yang hadir pada wisuda doktornya tersebut dan berterimakasih karena telah mendampinginya selama ini dan jatuh bangun bersama.
Ucapan terima kasih pertamanya ditujukan kepada ibundanya tercintanya almarhumah Ani Yudhoyono yang ternyata selama ini telah menjadi pendorong utama untuk lanjutkan studi terutama setelah ia keluar dari ketentaraan.
Lalu AHY berterimakasih kepada ayahandanya SBY dimana ia berterima kasih karena sudah menjadi sumber inspirasi selama ini.
"Terimakasih kepada ayahanda, Bapak SBY, beliau adalah sumber inspirasi bagi saya dan keluarga kecil yang tak pernah lepas dari semangat untuk lebih baik dari sebelumnya," ujar AHY yang ditujukan kepada ayahanda tercinta dari SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPASTV.
Menurutnya SBY adalah sosok luar biasa yang tumbuh dari kota kecil Pacitan yang kemudian tumbuh menjadi salah putra terbaik Bangsa sehingga patut ditiru olehnya.
Baca Juga: Siapa yang Menarik Perhatian dalam Debat Cagub Cawagub Jakarta? Ini Jawabannya Berdasarkan Survey
SBY juga dinilainya orang yang telah mengantarkan untuk tumbuh menjadi orang yang baik dan tak gampang patah ketika menghadapi rintangan.
Sementara itu saat menyebut nama istrinya Anissa Pohan ia tampak terharu ketika mengatakan bahwa selama ini mereka berdua dan juga anaknya Almira alami banyak hal, jatuh bangun bersama.***