news

Rocky Gerung Mengaku Ikut Mendirikan Forum Tanah Air atau FTA yang Diskusinya Dibubarkan Kelompok Kekerasan di Hotel Grand Kemang

Minggu, 29 September 2024 | 06:30 WIB
Rocky Gerung ternyata ikut mendirikan FTA. (Kolase tangkap layar Youtube Rocky Gerung Official)

SketsaNusantara.id - Rocky Gerung mengakui bahwa dirinya termasuk salah satu orang yang mendirikan Forum Tanah Air (FTA).

Nama FTA baru-baru ini jadi sorotan karena acara diskusinya di Hotel Grand Kemang Jakarta Selatan dibubarkan paksa oleh sekelompok orang tak dikenal.

Bahkan, massa yang menyusup masuk ke dalam ruangan diskusi merusak sejumlah properti dan memaksa para peserta dikusi membubarkan diri.

Baca Juga: Kronologi Diskusi FTA yang Mendadak Ricuh Dibubarkan Sekelompok Orang Bermasker, Hilmi Firdausi: Entah Disuruh Siapa

Acara itu dihadiri oleh sejumlah tokoh seperti Refly Harun dan Din Syamsudin.

Pakar Filsafat dan pengamat politik, Rocky Gerung berkomentar mengenai kisruh yang terjadi dalam acara tersebut.

Dalam video kanal Youtube pribadinya, Rocky menyampaikan tanggapan kepada Hersubeno Arif, jurnalis senior yang turut hadir dalam acara itu.

Baca Juga: Jaga Privasi Korban, AJI Indonesia Kritik Pelanggaran Etik Media Massa dalam Pemberitaan Kekerasan Seksual di Gorontalo

Rocky mempertanyakan kenapa sebuah acara diskusi yang sifatnya akademis justru dihalang-halangi bahkan dibubarkan dengan cara kekerasan.

Padahal, diskusi merupakan salah satu cara supaya masyarakat memahami kondisi yang terjadi di negeri.

"Untuk apa dikerahkan orang atau sekelompok orang untuk menghalangi satu pembicaraan akademis. Satu upaya untuk membuka percakapan supaya publik mengerti apa yang sedang terjadi di negeri ini," kata Rocky, dikutip SketsaNusantara.id dari video Youtube Rocky Gerung Official, 28 September 2024.

Baca Juga: AJI Jember Serukan Jurnalis Patuhi Kode Etik dalam Pemberitaan Kekerasan Seksual

Pria kelahiran 20 Januari 1959 itu juga mengaku bahwa ia turut mendirikan FTA di New York beberapa tahun lalu.

Forum tersebut didirikan dengan tujuan untuk menyatukan gagasan dari orang-orang Indonesia yang berada di luar negeri.

Halaman:

Tags

Terkini