Brownie menjadi wanita pertama yang menjalankan bisnis Tupperware yang sampai saat ini konsep dagang tersebut diaplikasikan untuk mendorong ibu-ibu untuk mendapatkan tambahan penghasilan.
Pada tahun 1960-an, penjualan Tupperware mulai meningkat karena banyak ibu-ibu yang merasakan manfaat produk yang awet, terutama fungsinya yang tahan terhadap oven dan microwave hingga menyimpan makanan dalam lemari beku.
Penjualan Tupperware mulai meluas, tak hanya di Amerika Serikat tetapi juga merambah ke Eropa dan Asia yang menjadikan perusahaan berinovasi menghadirkan wadah makanan dengan warna-warni unik pada tahun 1970-an.
Tupperware kemudian menerapkan penggunaan ulang untuk mendukung produk ramah lingkungan dan menciptakan produk untuk anak-anak pada tahun 1980-an yang makin menambah banyaknya varian produk sesuai kebutuhan.
Seiring waktu, Tupperware terus berinovasi dan pada tahun 2010 perusahaan ini menggunakan material baru yang terbuat dari campuran limbah plastik untuk mengkampanyekan "No Time to Waste".
Baca Juga: 8 Tips saat Diserang Anjing di Jalan, Belajar dari Video Viral Ibu-Ibu di Semarang
Tupperware juga mengembangkan perangkat menanam sayuran di luar angkasa untuk menghasilkan makanan bagi astronot yang telah diuji oleh NASA hingga mendapat penghargaan Innovation by Design Award dan Perusahaan dengan Desain Terbaik pada tahun 2019.
Hingga saat ini pun, produk Tupperware masih diminati apalagi desain yang inovatif dari bahan plastik berkualitas dengan jaminan garansi seumur hidup yang menarik para konsumen.
Namun, Tupperware kini mulai meredup dan penjualan kian merosot karena kalah saing dengan produk lain yang harganya lebih terjangkau.
Hal ini yang kemudian membuat pendapatan Tupperware menurun hingga sahamnya anjlok yang kemudian menjadikannya terancam bangkrut.
Brand yang kini sudah berjalan hampir 80 tahun itu mengajukan pailit meskipun masih belum final dan keputusan masih bisa berubah.
Perusahaan masih berusaha menyelamatkan bisnisnya dengan berupaya keras mencari investor baru dan melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan penjualan meskipun masa depan Tupperware masih belum dipastikan kelanjutannya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!