SketsaNusantara.id – Dalam rangka menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga sumber daya air, komunitas pemuda desa Rumah Tunjung menggelar Ekspedisi Sumber Tunjung sebagai bagian dari Festival Sumber Tunjung yang berlangsung pada 7-8 September 2024.
Kegiatan ini diikuti oleh 32 peserta dari berbagai sekolah menengah atas (SLTA) di Kecamatan Panti.
Para peserta diajak untuk menelusuri tujuh mata air yang tersebar di tujuh desa dan mendengarkan cerita yang melingkupi sejarah serta nilai-nilai budaya di balik setiap mata air tersebut.
Baca Juga: Mengenal Candi Sumberawan yang Ternyata Pernah Dikunjungi Raja Hayam Wuruk, Ada Mata Air Penuh Tuah!
Kegiatan ini bertujuan untuk mengajarkan generasi muda akan pentingnya melestarikan sumber daya alam, khususnya air, yang memiliki peran vital bagi kehidupan masyarakat desa.
Melalui kegiatan ini, para pemuda diharapkan bisa memahami pentingnya menjaga sumber air tidak hanya sebagai kebutuhan hidup, tetapi juga sebagai warisan budaya yang harus dilestarikan.
Kegiatan Ekspedisi Sumber Tunjung dimulai dengan pembukaan di Balai Desa Panti yang dihadiri oleh Muspika Kecamatan Panti serta Kepala Desa Panti, Suroso.
Dalam sambutannya, Suroso mengungkapkan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan, termasuk sumber-sumber air yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sejak zaman dahulu.
Setelah pembukaan, seluruh peserta dan pendamping melakukan perjalanan menuju mata air pertama, yakni Sumber Tunjung, yang terletak di Dusun Prapah, Desa Panti.
Di tempat tersebut, masyarakat desa bergabung dalam doa bersama, barikan, dan tumpengan.
Baca Juga: Sebagai Pengobar Semangat Cinta Tanah Air, Inilah Lirik dan Makna Lagu Ya Lal Wathon
Prosesi pengambilan air dari Sumber Tunjung dilakukan dengan menggunakan kendi yang nantinya akan digabungkan dengan air dari enam mata air lainnya yang akan ditelusuri dalam ekspedisi ini.
Suroso juga memanfaatkan kesempatan ini untuk mendengarkan aspirasi warga terkait pengembangan dan perbaikan lingkungan sekitar mata air.