Tanggal ini dianggap sangat penting sebagai tonggak perjuangan HAM dan demokrasi di Indonesia.
Di masa rezim otoriter Orde Baru, Munir kerap mengawal berbagai kasus pelanggaran HAM.
Tahun 1998, ia turut mendirikan Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), yang berfokus pada penegakan hak asasi dalam kasus penghilangan paksa para aktivis 1998.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!