SketsaNusantara.id - Pasca gagal mendaftarkan diri ke KPU, Bakal Calon Bupati Jember Faida sempat mendapatkan dukungan 2 partai yang duduk di parlemen.
Hal ini disampaikannya usai gagal mendaftarkan diri ke KPU Jember, Kamis 29 Agustus 2024 dini hari.
“Sudah ada 2 partai dan DPP siap untuk mengubah dukungannya ke saya, tapi karena persoalan administrasi maka tidak bisa,” ujarnya.
Dinamika politik nasional menjadi salah satu faktor, karena koalisi besar ini tidak ingin saling meninggalkan satu sama lain.
“Maka dari itu koalisi besar ini seperti kita lihat, banyak yang melawan kotak kosong dan ini terjadi,” imbuhnya.
Meskipun adanya potensi mencalonkan diri melalui partai politik dari hasil putusan MK, Faida menilai jika waktu yang dimilikinya sangat sedikit.
“Putusan MK ini mepet, kalau kemarin kan sebelum putusan harus ada lebih dari satu partai untuk bisa mengusung dan di Jember ada 8 partai parlemen,” tuturnya.
“Setelah putusan MK ada 7 parpol yang bisa mengusung sendiri dan waktunya mepet sehingga tidak bisa kami manfaatkan maksimal, tapi memang Allah tidak takdirkan saya maju lagi karena mungkin akan terhindar dari hal buruk,” tegasnya.
Kendati demikian, Faida menjelaskan jika prosesnya cukup panjang dan DPP 2 partai tersebut enggan disampaikannya karena gagal membawa dokumen dukungan.
“Ya karena saya tidak bisa mau, janganlah saya sampaikan. Tapi sebetulnya dokumen online sudah diurus dan menyusulkan fisiknya, tapi karena PKPU nya mengatakan harus membawa fisiknya maka saya tidak bisa membawanya,” ungkap Faida dihadapan pendukungnya.
Ia menambahkan, selama proses ini pendaftaran hanya ingin menekankan demokrasi bisa berjalan dengan banyak alternatif pilihan pemimpin. “Proses demokrasi bisa berjalan dengan baik, dengan banyaknya alternatif pilihan pemimpin,” tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!