Selain itu, ia juga merupakan wanita cerdas yang pernah bekerja sebagai jurnalis paruh waktu di kantor berita Antara.
Ia juga aktif dalam organisasi pemuda dan diangkat menjadi anggota DPR Gotong Royong dan MPRS sebagai wakil dari wartawan.
Fransisca juga diangkat menjadi penasehat Presiden Soekarno di tahun 1964 yang membuat ia makin dekat dengan Soekarno. Kedekatannya itu, membuat ua terseret dalam peristiwa G30S PKI.
Ketika G30S PKI meletus, ia berada di Chile untuk datang ke kongres organisasi wartawan mewakili Indonesia. Hal ini membuat ia tak dapat kembali ke Indonesia dan menyembunyikan identitasnya kemudian hidup di Tiongkok selama 20 tahun.
Kemudian Fransisca Fanggidaej hijrah ke Belanda pada 1985 menjadi eksil tanpa memberitahu keluarganya di Indonesia. Diketahui, ia berhasil pulang ke Indonesia setelah 38 tahun yaitu pada tahun 2003.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!