Aksi bisu ini, meskipun sunyi, sebenarnya berbicara lebih keras daripada kata-kata. Ini adalah panggilan bagi pemerintahan Jokowi untuk kembali mendengar suara rakyat, khususnya masyarakat adat Papua yang merasa dikhianati.
Dalam keheningan Taman Sorong City, sebuah pesan kuat disampaikan, bahwa demokrasi tidak boleh menjadi alat permainan kekuasaan, dan suara-suara yang terpinggirkan harus kembali mendapatkan tempatnya di meja kebijakan nasional.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!