"Transparansi kepada masyarakat penting untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses pemilu," tegas Mahbub.
Selain itu, Mahbub juga menekankan pentingnya sikap kritis dari pemilih, terutama pemilih pemula, dalam menghadapi berbagai informasi dan janji politik yang disampaikan oleh calon pemimpin daerah.
Baca Juga: Kesiapan KPU Kota Batu dalam Pilkada 2024, Membangun Pemahaman dan Sinergi untuk Pencalonan Walikota
"Sebagai pemilih yang cerdas, mereka harus kritis terhadap hampir semua tahapan pemilu. Misalnya, jika ada calon kandidat yang dalam visi misinya terpampang sesuatu yang tidak rasional, mereka harus berani mengkritisi," imbuhnya.
Dengan sosialisasi yang masif dan keterbukaan informasi yang dijalankan oleh KPU, diharapkan masyarakat, terutama pemilih pemula, dapat lebih cerdas dan kritis dalam menyikapi proses Pilgub Jatim 2024.
Dengan demikian, partisipasi pemilih dapat meningkat, dan kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemilu akan semakin kokoh.
Transparansi dan keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci untuk mewujudkan Pilkada 2024 yang lebih demokratis dan berintegritas.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!