news

Gara-Gara Termakan Janji Manis Kekasihnya, TKW Asal Semarang Ini Robohkan Rumah di Pati Usai Rugi Ratusan Juta, Bikin Netizen Tepok Jidat

Selasa, 20 Agustus 2024 | 14:00 WIB
Ilustrasi - Seorang TKW bongkar rumah di Pati untuk dirobohkan gegara jadi korban perselingkuhan. (freepik/freepik.)

Kisah TKW asal Semarang yang merobohkan rumah kekasihnya di Pati ini pun menuai beragam reaksi publik dan menjadi perbincangan hangat netizen.

Tak sedikit warganet yang ikut kesal dan keheranan karena lagi-lagi salah seorang warga Pati berulah usai kasus pengeroyokan bos mobil viral di media sosial.

Baca Juga: Ramai Jadi Sorotan, Terungkap Fakta Baru Lomba Panjat Pinang Berhadiah Janda Muda di Cianjur yang Bikin Netizen Ngakak: Ternyata...

"Ada apa dengan Pati? lagi-lagi bermasalah, lagi-lagi warganya bikin ulah, sok-sokan mau nikahin cewek, padahal PHP (pemberi harapan palsu, red) ujung-ujungnya nikah ama wanita lain. Heran, tapi pelakunya orang Pati, capek deh," komentar akun @x_sanaalfa.

"Kalo kaya gini, fix laki-laki Pati bakal kena blacklist, kok enak banget itu Sumadi si cowok Mokondo, selama ini hidup pake duit ceweknya, mana rumahnya ditinggalin ama istri baru, gak tahu malu," imbuh akun @kasep_angga90.

"Kasihan mbaknya susah-susah kerja di TKW kena investasi bodong, lagi-lagi pelakunya orang Pati, bosen bener, tiap hari ada aja beritanya yang gak mengenakkan. Semoga rezekinya diganti lagi dengan yang lebih baik ya Mbak Karsini," komentar akun @zulaikah567.

Baca Juga: Bangun Kesadaran dan Edukasi Masyarakat Soal Kebencanaan, LP2M Unej Revitalisasi Museum Kenangan Gunung Semeru di Lumajang

Permasalahan ini juga telah dikonfirmasi oleh pemerintah desa setempat dan diketahui telah selesai usai kedua belah pihak membuat kesepakatan.

Karsini sempat membicarakan permasalahan ini secara kekeluargaan dan meminta uangnya dikembalikan secara keseluruhan sebagai ganti rugi karena merasa telah ditipu oleh kekasihnya.

Baca Juga: KDRT Terjadi Lagi! Pria di Tangerang Tega Aniaya hingga Lukai Istrinya dengan Gunting, Netizen Geram Polisi Turun Tangan Usai Kasusnya Viral

Uang yang awalnya Rp250 juta hanya diminta kembali Rp100 juta saja, namun Sumardi tak sanggup membayar hingga akhirnya keduanya sepakat rumah tersebut dibongkar.

Kesepakatan tersebut juga telah diketahui oleh kepala desa setempat dan dituliskan dalam sebuah surat pernyataan bermaterai yang ditandatangani oleh Karsini dan Sumadi.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.idKLIK DI SINI

 

Halaman:

Tags

Terkini