SketsaNusantara.id - Pasca sidak Komisi A DPRD Jember, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPRKPCK) Kabupaten Jember, segera meminta pengembang untuk membenahi pengerjaan renovasi Alun-alun Jember.
Dari hasil sidak, diketahui beberapa pengerjaan yang belum sesuai dengan plan yang disodorkan ke Dinas.
“Memang ada beberapa masukan, salah satunya persoalan spesifikasi bahan. Maka kami meminta pengembang melaksanakan sesuai rencana awal terkait spesifikasi yang digunakan,” ujar Kadis PRKPCK Rahman Anda di Alun-alun Jember, Senin 12 Agustus 2024.
Ia menilai, beberapa persoalan yang terjadi ini segera ditindaklanjuti agar proses pengerjaan bisa selesai tepat waktunya pada Oktober 2024.
“Kami meminta kepada pengembang agar menambah jumlah pekerjanya, sehingga prosesnya bisa cepat selesai karena banyak item yang harus dikerjakan,” jelasnya.
Selain itu, yang harus dipastikan terkait supplier ornamen yang akan digunakan di Alun-alun Jember karena berada di luar kota.
“Ornamen untuk landscape, material patung garuda dan pelengkung argopuro 1000 gumuk ini kami akan pastikan tidak ada keterlambatan,” imbuhnya.
Hanya, yang akan segera diselesaikan pengerjaan pemasangan granit untuk landscape tersebut pada Minggu depan.
“Pemasangan mulai pekan depan dan untuk stok granitnya sudah ada semua. Sudah kami pastikan ke gudangnya,” jelasnya.
Sejauh ini, menurut Rahman proses pengerjaannya sudah sekitar 30-35 persen di masing-masing item yang ada.
“Untuk landscape sudah 30 persen, untuk videotronnya 35 persen dan kami berharap bisa selesai tepat waktunya,” terangnya.