SketsaNusantara.id - Sejumlah manuver dilakukan beberapa partai politik jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Kabar majunya Ridwan Kamil di Pilkada DKI Jakarta 2024 salah satunya.
Padahal peluang mantan walikota Bandung tersebut untuk maju menang di Pilkada Jawa Barat cukup tinggi.
Saiful Mujani, ilmuwan sekaligus peneliti politik pun mengungkapkan fenomena mengejutkan terkait kabar tersebut
Dalam perbincangannya dengan mantan Ketua KPK, Abraham Samad, pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) ini mengungkapkan fenomena Politik Kartel.
Tak hanya menjelaskan apa itu Politik Kartel, dalam video yang diunggah channel YouTube Abraham Samad SPEAK UP, Saiful Mujani juga menyebut gejala-gejalannya.
Secara singkat, Politik Kartel dapat digambarkan sebagai kondisi di mana partai politik cenderung membatasi hingga menghilangkan persaingan di antara mereka.
Padahal hakikat dari demokrasi adalah kontestasi antar partai dan calon yang diusungnya.
Dalam bisnis kartel, produksi barang dibuat tidak berdasarkan kebutuhan pasar dan konsumen didikte oleh para pembuat barang.
Begitu juga yang terjadi dalam fenomena Politik Kartel.
Artikel Terkait
Gelar Konsolidasi dengan Bacabup Jember Gus Fawait, Ketua DPD Golkar Tegaskan Akan Menjalankan Perintah Partai
Bye PKS! Ramai Isu Tarik Dukungan ke Anies Baswedan, Partai Dinilai Kehilangan Pegangan Moral dan Etik
Isu Gibran Jadi Pengganti Airlangga Hartarto di Kursi Ketum Partai Golkar, Hasto Sebut Ada Motif Kekuasaan
Isu Gibran Ketum Partai Golkar, Adu 'Keberuntungan' dengan Kaesang yang Baru 2 Hari Gabung Langsung Jadi Ketua PSI
Hasil Rekapitulasi DPS, KPU Kabupaten Pasuruan Tetapkan 1,2 Juta Lebih Pemilih Sementara di Pilkada 2024