SketsaNusantara.id - 2 Fraksi di DPRD Jember yakni Gerakan Indonesia Berkarya (GIB) dan NasDem, melayangkan hak interpelasi ke Bupati Jember, Hendy Siswanto.
Hak Interpelasi itu ditujukan terkait program pembangunan yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) 2021-2026, dirasa harus ditinjau kembali.
Kedua fraksi di DPRD Jember ini menanyakan soal 9 program prioritas Bupati Jember yang sudah tertuang dalam RPJMD 2021-2026.
Dari hasil pembahasan di internal fraksi masing-masing, kedua fraksi tersebut bersepakat melayangkan hak interpelasi kepada Bupati Jember Hendy Siswanto karena merasa 9 program yang tertuang dalam RPJMD tersebut masih belum maksimal.
Menanggapi hal tersebut Bupati Jember Hendy Siswanto mengatakan, hak interpelasi yang dilayangkan oleh 2 fraksi di DPRD Jember ini merupakan hak dan dengan itu dirinya mengaku menghormati keputusannya.
"Kami hormati dan kami memahami itu, namun selama 3 tahun lebih kami menjabat ada perubahan yang kami lakukan," ujarnya saat dikonfirmasi di DPRD Jember, 5 Agustus 2024.
Salah satu upaya dalam membangun Jember sudah diperlihatkan melalui perolehan predikat WTP dari BPK, kemudian selama ini DPRD Jember juga sudah menyetujui hasil kinerjanya saat paripurna.
"Jadi kami ingatkan kembali selama 3 tahun kemarin ini cukup istimewa pencapaian kita, salah satunya dengan adanya predikat WTP dari BPK yang merupakan lembaga eksternal dari Pemkab Jember yang melakukan pengawasan," imbuhnya.
Selain itu, Hendy menegaskan selama menjabat memang banyak sekali program dan implementasi yang sudah dilakukan serta semuanya juga dilakukan pengawasan oleh DPRD Jember.
"DPRD Jember selama kami mengadakan paripurna ini juga mereka menyetujui laporan kami," terangnya.
Kendati demikian, pihaknya masih menghormati keputusan tersebut dan meminta DPRD Jember melakukan pembahasan serta peninjauan kembali atas hak interpelasi tersebut.