SketsaNusantara.id - Tebak-tebakan membawa maut adalah kata yang pas untuk tragedi berdarah yang menimpa seorang pria di Sulawesi Tenggara ini.
Ada dua pria yang diketahui berteman dan keduanya berasal dari daerah yang sama yakni Desa Lakapera, Kecamatan Buton Tengah, Sulawesi Tenggara.
Salah satunya kemudian membunuh temannya tersebut pada Jumat 27 Juli 2024 karena masalah sepele yakni tebak-tebakan mana yang lebih dulu antara ayam atau telur.
Baca Juga: Antisipasi PSU, Bawaslu Jombang Tingkatkan Pengawasan dalam Pelaksanaan Pilkada Serentak 2024
Seperti dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPAS TV, peristiwa pembunuhan tragis itu terjadi setelah keduanya mengkonsumsi minuman keras.
Mereka adalah DR dan KM sudah mabuk karena minuman keras lalu mereka melakukan tebak-tebakan.
DR bertanya kepada KM manakah yang lebih dulu, ayam atau telur? Ternyata KM tak menjawab namun justru pulang ke rumahnya.
Sebab itulah kemudian DR naik pitam, mengambil senjata tajam berupa badik lalu mengejar KM ke rumahnya.
Di rumahnya sendiri itulah KM kemudian ditikam sebanyak 16 kali tikaman yang membuatnya meregang nyawa.
Meski sudah berusaha dibawa ke rumah sakit namun tetap saja nyawanya tak tertolong lagi hingga akhirnya meninggal dunia.
Sementara itu DR kemudian menyerahkan diri kepada polisi dan kini dalam proses penyelidikan.
Kapolsek Tungkono, Muna, Sulawesi Tenggara Iptu Abdul Hasan membenarkan peristiwa berdarah tersebut telah terjadi hingga mengakibatkan KM seorang petani berusia 46 tahun meninggal dunia.
Penyebab pembunuhan itu diawali oleh mabuk bersama berdasarkan keterangan banyak saksi, dimana kemudian tebak-tebakan pembawa maut itu mengakibatkan perselisihan.