SketsaNusantara.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur pastikan hasil Pencocokan dan Penelitian (coklit) di hari kesepuluh telah mencapai 16 juta jiwa.
Angka tersebut merupakan 52,97 persen dari total keseluruhan pemilih di Jawa Timur.
Pernyataan tersebut diungkapkan Anggota KPU Jatim Divisi Data dan Informasi, Insan Qoriawan saat Rapat Koordinasi Pemantauan dan Evaluasi Pelaksanaan Coklit di Ruang Wilis Kantor Bakorwil Madiun pada Rabu, 3 Juli 2024.
Baca Juga: Sudah Capai 84 Persen, KPU Tulungagung Optimis Rampungkan Tahapan Coklit pada Akhir Minggu Ini
Prosentase coklit tersebut berarti terdapat 16.694.963 pemilih yang sudah tercoklit.
Sementara itu Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) hasil sinkronisasi di Jawa Timur sebanyak 31.520.088.
Data pemilih yang sudah tercoklit itu didapat selama 10 hari sejak jadwal coklit oleh petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) dimulai.
"Ini hari kesepuluh sejak 24 Juni hingga 24 Juli 2024," kata Insan seperti dikutip SketsaNusantara.id dari laman jatim.kpu.go.id.
Untuk mencapai target secara menyeluruh di Jawa Timur, KPU Jatim masih memiliki waktu sekitar 21 hari bagi Pantarlih untuk menyelesaikan tugasnya.
Namun, menurut Insan, ada target khusus untuk menyelesaikan jumlah data coklit yaitu selama 20 hari.
"Saya kira sangat rasional dengan capaian sampai dengan hari ini," tegasnya.
Hal ini, masih menurut Insan, disebabkan karena sisa waktu nantinya bisa digunakan untuk melakukan elaborasi atau evaluasi jika ada data coklit yang perlu dikroscek.