Senin, 20 Juli 2026

KPU Kabupaten Madiun Perkenalkan Keris Tundung Madiun Jadi Maskot, Ajak Masyarakat Turut Sukseskan Pilkada 2024

Photo Author
Wilda Wijayanti, Sketsa Nusantara
- Selasa, 9 Juli 2024 | 22:33 WIB
Maskot Pilkada Kabupaten Madiun 2024 yang resmi diluncurkan. (Instagram/kpukabupatenmadiun.)
Maskot Pilkada Kabupaten Madiun 2024 yang resmi diluncurkan. (Instagram/kpukabupatenmadiun.)

SketsaNusantara.id - Lewat Peluncuran Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, KPU Kabupaten Madiun meluncurkan maskot Pilkada 2024 yang akan digelar November mendatang. 

Maskot yang dinamakan Keris Tundung Madiun ini resmi diluncurkan pada Kamis, 27 Juni 2024 lalu. 

Bukan hanya sebatas maskot, Keris Tundung Madiun memiliki filosofi mendalam yang diharapkan bisa menginspirasi para calon pemimpin dan masyarakat di Kabupaten Madiun. 

Baca Juga: KPU Bojonegoro Lakukan Tahapan Coklit pada Komunitas Masyarakat Samin, Ini Pesan Adat Sesepuh Samin Agar Pilkada 2024 Berjalan Lancar

Setidaknya, ada tiga nilai utama tercermin pada keris yang menjadi maskot Pilkada Kabupaten Madiun 2024.  

Ialah kecerdasan, keamanan, dan kesejahteraan rakyat. Sementara hitam yang menjadi warna pakaian maskot Keris Tundung Madiun pun memiliki simbol tersendiri. 

Hitam melambangkan kesabaran, keuletan, ketabahan, dan optimisme. 

Baca Juga: Mengapa Diberi Nama Sunan Ampel? Inilah Kisah Julukan Raden Rahmat, Wali Songo yang Berasal dari Champa

Ketua KPU Kabupaten Madiun, Nur Anwar mengatakan, bahwa pihaknya tidak bisa bekerja sendiri untuk menyukseskan Pilkada 2024 nanti.

Namun, dibutuhkan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat Kabupaten Madiun untuk bisa membantu menciptakan kondusifitas pada Pilkada serentak nantinya.

“Saya berharap pada saatnya nanti pemilihan calon bupati dan wakil bupati di Kabupaten Madiun berjalan dengan aman, damai dan lancar,” ujarnya, sebagaimana dikutip SketsaNusantara.i dari laman madiunkab.go.id. 

Baca Juga: Memiliki Filosofi dari Karapan Kambing, KPU Kota Probolinggo Perkenalkan Si Kaka Jadi Maskot Pilkada 2024

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Madiun, Soedjiono mengungkapkan, kini bukan trendnya masa kampanye diisi dengan kegiatan tidak produktif yang bisa berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat. 

"Waktu kita tinggal lima (5) bulan lagi pelaksanaan pencoblosan dan jangan golput. Saya harap komisioner KPU atapun petugas yang sudah dilantik bisa menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” tandasnya.*** 

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X