SketsaNusantara.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sidoarjo melakukan patrol pengawasan kawal hak pilih, di 18 Kecamatan di Kabupaten Sidoarjo.
Tahapan saat ini untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, Bawaslu Kabupaten Sidoarjo melakukan monitoring secara berkala dalam tahapan pencocokan dan penelitian (Coklit).
Komisioner Bawaslu Sidoarjo Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat, Agisma Dyah Fastari mengatakan, selama tahapan Coklit pada 24 Juni-24 Juli 2024 maka perlu langkah pasti dalam mengawal hak pilih masyarakat.
"Kami selama tahapan coklit terus melakukan patroli di seluruh Kecamatan, untuk memastikan proses coklit sesuai dengan prosedur," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa 9 Juli 2024.
Agisma menerangkan, jika dalam pengawasan melekat sampai level bawah ini memastikan agar pelaksanaannya sesuai dengan SOP yang sudah ditetapkan KPU.
"Jadi kita turun melakukan uji petik, sehingga mengetahui kondisi di bawah seperti apa dan kendala apa saja yang dihadapi," imbuhnya.
Sampai dengan saat ini menurut Agisma, ada beberapa temuan yang dilakukan oleh Bawaslu Sidoarjo yakni diantaranya adanya kekurangan pemasangan stiker di rumah warga yang sudah dilakukan coklit.
"Memang ada kekurangan di Minggu kemarin, kekurangannya cukup banyak dan saat ini ada informasi bahwa sudah dating logistic stiker dan segera dibagi hari ini," ungkapnya.
Agisma menerangkan, jika sampai dengan saat ini proses coklit di Kabupaten Sidoarjo sudah 70 persen lebih dan terus berproses.
"Sudah 70 persen lebih, dan ini kami terus meminta kepada jajaran paling bawah terus melakukan pengawasan melekat," tutupnya.***