news

Kisah Harta Karun Presiden Soekarno yang Penuh Kontroversi, Ada Hubungannya dengan Amerika Serikat?

Sabtu, 6 Juli 2024 | 13:45 WIB
Kontroversi harta karun Soekarno dan hubungannya dengan Amerika Serikat. (X @AgilRSapoetra)

Safari mengklaim bahwa perjanjian tersebut masih berlaku dan Union Bank of Switzerland (UBS) bertanggung jawab mengelola aset emas Soekarno.

Baca Juga: Sering Tidak Punya Uang, Presiden Soekarno Lelang Peci Hitamnya untuk Zakat dan Orang Miskin di Makam Sunan Giri

Selain klaim dalam buku Safari, ada juga kisah kontroversial tentang SwissIndo, sebuah organisasi yang mengaku memiliki akses ke harta karun Soekarno dan berjanji menghapus semua utang orang Indonesia.

Namun, pada 2017, SwissIndo terbukti melakukan penipuan, mengiming-imingi calon korban dengan dana besar untuk melunasi utang mereka dengan syarat membayar uang administrasi terlebih dahulu.

Penipuan ini memiliki ratusan korban di berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga: Geger Detik-Detik Pencurian HP Milik Sopir Truk, Pelaku Terekam Video! Netizen Singgung Maraknya Aksi Serupa di Jalan Tol

Namun, klaim tentang harta karun Soekarno sering kali dipertanyakan kebenarannya.

Peneliti BRIN, Asvi Warman Adam, menegaskan bahwa The Green Hilton Memorial Agreement adalah hoaks.

Ia menunjukkan bahwa cap stempel pada dokumen tersebut tidak sesuai dengan stempel resmi Presiden Indonesia.

Baca Juga: Jokowi Paling Istimewa? Inilah 5 Kado Rumah Pensiun Presiden dari Negara untuk Para Pemimpin Bangsa

Selain itu, tidak ada dokumen resmi dari AS yang mendukung klaim tersebut.

Bahkan, putra Soekarno, Guntur Soekarnoputra, menyatakan bahwa ia tidak pernah mendengar ayahnya memiliki kekayaan luar biasa besar yang tersembunyi di suatu tempat.

Lalu, mengapa mitos harta karun Soekarno tetap bertahan?

Profesor psikologi Brian Cronk dari Missouri Western State University menjelaskan bahwa manusia cenderung mempercayai sesuatu tanpa alasan jelas, terutama ketika dihadapkan pada ketidakpastian.

Baca Juga: Media Asing Soroti Operasi Kaki yang Dilakukan Presiden Terpilih Prabowo Subianto, Kaitkan Gibran hingga Isu Pelanggaran HAM

Halaman:

Tags

Terkini