Karena menurutnya, akan banyak pihak yang mendapat keuntungan, mulai dari pengemasan, tender, dan yang lainnya.
Dengan memberikan dana langsung kepada ibu-ibu, Ahok meyakini bahwa pemerintah bisa menghemat sebagian besar anggaran.
Namun, Ahok juga sadar bahwa metode ini bisa merugikan pihak-pihak yang saat ini mengambil keuntungan dari sistem yang sudah ada.
Ahok menyadari bahwa ide dan metodenya sering dihadapkan pada penolakan karena potensi untuk mengubah status quo yang telah lama terjaga.
Namun, keberaniannya dalam mengusulkan solusi ini menunjukkan komitmennya untuk memberikan solusi yang praktis dan efektif bagi masyarakat Indonesia.***