SketsaNusantara.id - Basuki Tjahaja Purnama, atau yang lebih dikenal dengan Ahok, telah mengusulkan sebuah ide kontroversial yang sederhana namun berani untuk mengatasi program makan siang gratis.
Program makan siang gratis yang saat ini menjadi fokus utama dalam pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Meskipun terlihat sederhana, Ahok memahami bahwa implementasi ide ini tidak akan mudah.
Program makan siang gratis menjadi salah satu prioritas yang diusung oleh pemerintahan Prabowo dan Gibran.
Dalam sebuah wawancara dengan Najwa Shihab yang diunggah akun TikToknya @najwashihab, Ahok berbagi ide sederhananya untuk menjalankan program ini.
"Ada teman yang di pemerintah juga, 'menurut kamu gimana atasinya? kita bingung lho mau ngatur makan siang di semua sekolah'," kata Ahok.
Ahok yakin bahwa dia bisa menjalankan program ini dengan efektif.
"Saya bilang, 'kalau saya langsung selesai. caranya gimana ? duitnya berapa ? kasih ke emaknya, emaknya masak sesuai yang anaknya suka," jelasnya.
Menurut Ahok, alokasi sebesar Rp50.000 per anak bisa diberikan, dengan sekolah mengharuskan orang tua untuk menyiapkan menu tertentu di rumah.
Pendekatan ini, menurut Ahok, lebih efisien dibandingkan dengan proses pengadaan terpusat untuk makan siang gratis di Indonesia.
Ahok juga menyoroti adanya ketidakefisienan dan praktik pengambilan keuntungan yang terjadi dalam proses pengadaan.
Artikel Terkait
Bagi-Bagi Kursi Komisaris Untuk Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran, Siapa Saja Daftar Penerimanya?
Kisah Heroik Polisi saat Evakuasi Jenazah Bayi di Lumajang, Netizen Minta Listyo Sigit Prabowo Beri Apresiasi
Cetak Rekor Terbesar, Sapi Kurban Prabowo Subianto Capai 1,3 Ton! Warnanya Hitam Pekat Bikin Merinding
Nama Ridwan Kamil Muncul di Bursa Pilkada Jakarta, Koalisi Prabowo Makin Rapatkan Barisan
Presiden Terpilih Prabowo Subianto Kurban 145 Sapi Pada Idul Adha 2024, 48 Diantaranya Untuk Warga Babakan Madang
Udah Jadi Bestie, Prabowo dan Luhut Pandjaitan Kompak Beri Ucapan Selamat Ulang Tahun Serta Sampaikan Ini pada Presiden Jokowi