Bahkan Soesilo mencap Amrih Widodo bukan meminjam tulisan miliknya namun mencuri dan menggelapkan.
“Karena sampai saat ini tidak dikembalikan, berarti tidak tepat kalau dikatakan meminjam, lebih tepat dikatakan mencuri dan menggelapkan,” tulisnya lagi.
Sementara itu dari beberapa tangkapan layar percakapan keduanya yang diunggah dalam postingan tersebut, Amrih Widodo mengaku sudah mengirim naskah yang dimaksud.
Berdasarkan isi chat kepada anak Soesilo Toer, Bene, Amrih mengaku sudah mengembalikan tulisan tentang Samin beberapa tahun silam melalui pos.
Sayangnya, hingga saat ini pihak Soesilo masih belum menerima tulisan miliknya tersebut.***