news

Naskah Asli Dipinjam Sejak 2016, Adik Pramoedya Ananta Toer Colek Bupati Blora: Tidak Ada Niat Baik Amrih Widodo 

Jumat, 5 Juli 2024 | 12:15 WIB
Ilustrasi tulisan asli adik Pramoedya Ananta Toer (Freepik/vecstock)

 

SketsaNusantara.id - Naskah atau tulisan asli seorang penulis menjadi salah satu harta paling berharga bagi orang tersebut.

Sehingga ketika tulisan tersebut hilang begitu saja, tentu membuat sang penulis patah hati.

Itulah yang tengah dirasakan Soesilo Toer, adik Pramoedya Ananta Toer.

Baca Juga: Tiga Bulan Ditahan Kejaksaan RI, Begini Kondisi Terbaru Harvey Moeis dan Perkembangan Kasus Korupsi Timah 271 T

Penulis sekaligus doktor jebolan Moskow ini kehilangan tulisan asli tentang Samin, salah satu kelompok masyarakat yang dikenal dengan ajaran Sedulur Sikep.

Tulisan Soesilo Toer tentang masyarakat Samin di Blora yang ditulis sekitar tahun 2009-2013 itu dipinjam seorang akademisi bernama Amrih Widodo.

Hingga saat ini, berdasarkan pengakuan Soesilo lewat akun Instagramnya @soesilo_toer, tulisan tersebut masih belum dikembalikan.

Baca Juga: Bak Ketiban Durian Runtuh! Inilah 2 Sosok Tuan Tanah Rumah Pensiun Jokowi, Bukan Orang Sembarangan, Dapat Rp 120 M?

Penulis yang juga pernah menjadi pemulung ini akhirnya ‘menyolek’ Bupati Blora, Arief Rohman yang beberapa waktu lalu menyelenggarakan festival budaya dengan salah satu narasumbernya yakni Amrih Widodo.

“Amrih Widodo meminjam tulisan asli @soesilo_toer tentang Samin dengan janji akan dikembalikan. Namun sampai saat ini tulisan itu belum dikembalikan,” tulisnya dalam unggahan tanggal 4 Juli 2024.

Tak hanya itu, Soesilo Toer juga mengungkapkan tidak adanya niat baik dari Amrih Widodo.

Baca Juga: Profil Didit Hediprasetyo, Anak Prabowo yang Rancang Desain Jersey Tim Indonesia untuk Olimpiade Paris 2024

Antropolog tersebut dinilai tidak menepati janji untuk mengembalikan tulisan asli tentang Samin miliknya.

Halaman:

Tags

Terkini