"Melalui video ini, saya memberikan klarifikasi dan meminta maaf kepada semua pihak yang merasa dirugikan dan tidak nyaman atas video viral tersebut, demikian, terima kasih," pungkasnya.
Sontak video yang diunggah tersebut malah membuat netizen bingung.
Netizen menilai tindakan sopir ambulans saat itu tidak salah dan wajar karena memang sedang membawa pasien sehingga harus diprioritaskan.
"Lho, apa salahnya? Udah bener driver ambulans ini kenapa minta maaf? Aneh," komentar salah satu netizen.
"Gak usah minta maaf, mas. Memang di Undang-Undang sudah ada itu peraturan lalu lintas, kalo Ambulans dapat prioritas kedua setelah Damkar, harusnya malah rombongan presiden yang ngalah dan kasih jalan ambulans masuk RS dulu," imbuh netizen lainnya.
Sebelumnya, pihak istana melalui Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, juga telah meminta maaf kepada masyarakat yang merasa dirugikan atas kejadian yang terekam dalam video viral baru-baru ini.
"Kami memohon maaf kepada masyarakat terutama keluarga yang merasa dirugikan atas kejadian tersebut," kata Yusuf kepada jurnalis, pada hari Kamis 27 Juni 2024.
Lebih lanjut, Yusuf mengatakan akan lebih berhati-hati dan mengigatkan jajadan pengamanan untuk memberikan akses jalan untuk mobil ambulans dan pemadam kebakaran (damkar) sesuai SOP.
"Kami akan selalu mengingatkan kembali kepada seluruh jajaran pengamanan dari semua pihak baik dari pusat maupun daerah," ujar Yusuf.
"Karena sebelumnya serangkaian Kepresidenan juga ikut menepi jika ada ambulans lewat, dan itu sudah sesuai dengan SOP kami," pungkasnya.***