Minggu, 19 Juli 2026

Rugi Ratusan Juta, Vendor Lenfest Tangerang Banjir Dukungan Usai Properti Panggung Dirusak Massa, Polisi Ikut Turun Tangan

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Senin, 24 Juni 2024 | 17:30 WIB
Pihak vendor alami kerugian jutaan rupiah usai panggung dan sound dibakar ulah amuk massa penonton (Instagram/memomedsos)
Pihak vendor alami kerugian jutaan rupiah usai panggung dan sound dibakar ulah amuk massa penonton (Instagram/memomedsos)

SketsaNusantara.id - Kericuhan konser musik TNG Lenfest atau Lentera Festival 2024 yang digelar di Tangerang pada Minggu, 23 Juni 2024, masih menjadi sorotan publik hingga saat ini.

Diketahui, konser musik yang menghadirkan grup band Guyon Waton hingga NDX AKA tersebut berakhir rusuh gegara batal digelar hingga memicu amukan massa para penontonnya.

Para penonton kecewa lantaran telah membayar tiket seharga Rp135 ribu hingga Rp200 ribu, namun pihak panitia penyelenggara membatalkan acara secara sepihak.

Baca Juga: Ambyar! Kronologi Sound System dan Panggung Dibakar Usai Guyon Waton Batal Tampil di Lentera Festival di Tangerang

Mirisnya, pihak panitia penyelenggara dinilai tidak bertanggung jawab lantaran tidak hadir dalam acara tersebut. 

Bahkan, saat acara dibatalkan pun yang mengambil alih dan meminta maaf pada para penonton adalah manager dari Guyon Waton yang juga ikut dirugikan lantaran batal manggung di Lentera Festival padahal sudah hadir ke Tangerang.

Alhasil, penonton mengamuk hingga merusak properti sound dan panggung yang ada di lokasi venue.
 
Dalam video yang diunggah akun Instagram @memomedsos sebagaimana dinukil SketsaNusantara.id, tampak para penonton bahkan membakar properti panggung dan sound.
 
 
Terlebih, ada beberapa properti panggung seperti pagar pembatas yang dijarah dan dibawa pulang oleh penonton sebagai ganti rugi atas biaya yang dikeluarkan untuk membeli tiket konser.

Salah satu yang menjadi perhatian dalam video yang beredar adalah pria berkaos abu-abu di sekitar lokasi yang diketahui dari pihak vendor
 
Pria tersebut mengaku rugi ratusan juta lantaran panitia juga belum membayar lunas tapi malah properti miliknya dirusak massa dan bahkan dijarah para penontonnya.
 

"Gua juga rugi nih, tolong berhenti (merusak panggung). Lu tau gak panitianya kabur, ini (properti panggung) baru dibayar Rp50 juta," kata pria dari pihak vendor.

"Itu lu lihat semuanya dah Rp50 juta ilang, gue rugi ratusan juta ini, panitianya kabur gak mau tanggung jawab," imbuhnya.

Pria tersebut meminta tolong untuk menghentikan amukan massa namun tak bisa dicegah lantaran para penonton sudah terlanjur kesal. 

Tak sampai di situ, pihak vendor juga menyayangkan beberapa penonton Lentera Festival yang menjarah dan membawa kabur properti panggung.
 
Baca Juga: Klarifikasi Panitia Lentera Festival Tangerang, Uang Konser Dibawa Kabur Oknum, Penyebab Guyon Waton Batal Tampil?

"Kami dari pihak vendor rugi ratusan juta, kakak yang nonton konser mungkin cuma rugi rarusan ribu uang tiket aja, kami juga sama rugi belum dibayar sama panitia," ungkap akun @ima_ervi yang juga merupakan salah satu dari pihak vendor yang dirugikan.

Video amukan massa penonton di acara Lentera Festival Tangerang ini pun jadi viral dan menuai reaksi dari netizen. 
 
Sejumlah warganet memahami kekecewaan penonton dan menyayangkan aksi mereka yang merusak bahkan sampai menjarah properti milik vendor.
 
Baca Juga: Tak Puas Usai Membakar Fasilitas, Penonton Jarah Barang Vendor TNG Lenfest di Tangerang, Bakal Dijual?

"Memang panitia salah, tapi penonton juga gak dibenarkan untuk ngerusak Propert sound, kericuhan ini sudah merugikan banyak pihak kudu diusut tuntas sampai pihak panitia mau tanggung jawab," komentar akun @uzhaar.borneo.

Keresahan pihak vendor pun mendapat dukungan dari banyak pihak hingga Guyon Waton pun turut meramaikan tagar "Justice For Vendor".

"Usut tuntas kasus ini terutama para penonton yang merusak dan menjarah properti vendor. Vendor juga jadi korban EO (Event Organizer) bodong. Sudah saatnya penonton konser bersikap dewasa!" begitulah yang tertulis dalam aksi "Justice for Vendor" yang kini ramai digaungkan di media sosial.
 
Baca Juga: Terungkap! Inilah Sosok Diduga Pembawa Kabur Uang Konser Hingga Guyon Waton Batal Tampil di Lentera Festival

Netizen pun ikut kesal dan mengaku ikut "memburu" pihak panitia yang telah merugikan banyak pihak terutama oknum pelaku bernama Dian Permana Angga selaku ketua panitia yang diketahui membawa kabur uang event Lentera Festival 2024 hingga acara konser musik dibatalkan.

Kasus ini pun mendapat atensi dari pihak kepolisian dan Polresta Tangerang akan memanggil pihak penyelenggara TNG Lenfest untuk menuntaskan permasalahan konser Lenfest Tangerang.
Baca Juga: Edan! Aniaya Kucing dengan Cara Sadis, Pria di Malang Ini Berurusan dengan Polisi, Terancam Hukuman Penjara...

"Kami akan melakukan verifikasi pada pihak panitia penyelenggara yang seharusnya bisa profesional dan melakukan kewajibannya untuk konsumen," kata Kompol Arief Nazaruddin Yusuf selaku Kasat Reskrim Polresta Tangerang, di depan awak media pada hari Minggu, 23 Juni 2024.

"Tidak hanya panitia, kami juga akan memanggil para penonton hingga pihak vendor yang jadi korban dalam permasalahan konser musik ini," pungkasnya.***

Editor: Agus Rangga Mahardika

Sumber: Instagram @memomedsos

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X