Perilaku biadab sejumlah warga yang mengeroyoknya sempat viral karena rekaman videonya beredar di media sosial (medsos).
Perihal narasi Sukolilo sebagai kampung penadah mobil, hal dibantah oleh Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro.
"Tidak demikian kondisi yang sebenarnya," kata Henggar, kepada awak media, Rabu 12 Juni 2024.
Sebelumnya, Camat Sukolilo, Andrik Sulaksono, mengumpulkan sejumlah elemen masyarakat mulai dari kepala desa, kepala sekolah, kapolsek, hingga pemuka agama pada Selasa, 11 Juni 2024.
Ia pun tak menyangkal jika citra wilayahnya menjadi buruk akibat kejadian tersebut.
"Apa yang ada di medsos, komentar dari netizen seperti itu, kami bisa maklumi," ujar Andri.
Ia mengimbau agar warganya tidak sembarangan main hakim sendiri dan semua permasalahan bisa diselesaikan dengan baik.***