Menatap tahun 2027-2028, lanjutnya, bahasa Inggris diproyeksikan menjadi mata pelajaran wajib. Maka kesiapan harus dipupuk dari sekarang. "Bahasa Inggris adalah paspor generasi global," paparnya.
Baca Juga: Kemenag - Disdik Kota Blitar Gelar Workshop, Ajak Guru Terbitkan Buku Antologi
Sementara, Franklin Styne Iyadurai memberikan refleksi mendalam sekaligus menggelitik mengenai disrupsi teknologi di ruang kelas.
"Ada kabar baik dan kabar buruk untuk kita semua hari ini terkait AI," ujarnya.
Kabar baiknya, lanjut Franklin, AI tidak akan pernah menggantikan peran guru. "Namun, kabar buruknya Anda akan segera digantikan oleh guru lain yang menggunakan AI," ungkapnya disambut senyum para peserta.
Dia menjelaskan, di balik kecanggihan kecerdasan buatan yang mampu mentransformasi metode pengajaran saat ini, terdapat sistem kerja replika biologis yang kuat. "Yaitu jaringan syaraf tiruan (neural networks)," pungkasnya.***