SketsaNusantara.id - Acara Nice Bhayangkara Dog Run 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 menuai polemik di media sosial.
Pasalnya, panitia mencantumkan seekor anjing ras Poodle hidup sebagai salah satu hadiah undian (doorprize), yang dinilai bertentangan dengan prinsip kesejahteraan hewan.
Kebijakan tersebut memicu kritik dari berbagai sejumlah komunitas perlindungan hewan dan belakangan ini menjadi perbincangan hangat warganet di media sosial.
Para pecinta hewan ramai menyuarakan protes terhadap acara tersebut. Mereka menilai makhluk hidup tidak semestinya dijadikan hadiah layaknya barang, karena berisiko diserahkan kepada orang yang belum tentu siap merawatnya dalam jangka panjang.
Salah satu figur publik yang ikut menyuarakan kritik adalah Melanie Subono. Sebagai pecinta satwa, ia mempertanyakan keputusan panitia menjadikan seekor anjing sebagai doorprize.
Melalui akun Instagram pribadinya, cucu BJ Habibie itu mengunggah poster acara Nice Bhayangkara Dog Run 2026 dan mengkritik pelaksanaan acara tersebut.
Melanie juga menyinggung keberadaan logo Polisi Satwa (Polsatwa) pada poster Nice Bhayangkara Dog Run 2026, sekaligus menyampaikan protes kepada pihak penyelenggara untuk memberikan penjelasan mengenai acara ini.
"Ada acara hadiahnya anjing poodle. Ini makhluk hidup, tolong Polsatwa ada logo anda gede sekali (di poster acara Bhayangkara Dog Run 2026), exactly itu kalian harus beri penjelasan," ucapnya, dikutip SketsaNusantara.id dari video yang diunggah di akun Instagram @melaniesubono pada hari Kamis, 16 Juli 2026.
"Karena seharusnya kalian bisa memberikan perlakuan yang layak untuk anjing-anjing ini. Diapain nanti mereka? Kalau jatuh ke tangan orang yang salah gimana? Guys, urgently need to help! Tolong kalau ada yang tahu panitianya, kasih tahu gue," ujarnya.
Dalam caption unggahannya, Melanie juga menyampaikan kritik pedas kepada pihak penyelenggara yang tidak benar-benar memiliki kepedulian terhadap kesejahteraan satwa.
Ia juga menyayangkan sikap dari pihak terkait hingga sentil Polsatwa yang dianggap mengizinkan acara tersebut menghadiahkan makhluk hidup. Anjing tersebut sebaiknya disalurkan melalui program adopsi gratis, bukan dijadikan hadiah undian.
"Kelakuan breeder, kalau kalian peduli silakan buka aja booth open adopt selama acara berlangsung. Jangan dijadikan hadiah, masa iya lomba fun run hadiahnya anjing hidup? Polsatwa sehat?" tulis Melanie.
Unggahan Melanie seketika menuai beragam reaksi dan dibanjiri dukungan dari warganet. Sejumlah warganet tag akun Polsatwa dan Polri yang menyayangkan acara tersebut karena dianggap tidak memiliki hati nurani dan tidak memperhatikan kesejahteraan hewan.