"Waktu bikin konsep acara ini pada pake akal budi & hati nurani gak sih, @direktorat_polisi_satwa @divisihumaspolri," komentar salah satu warganet.
"Sakit banget rasanya, sebagai pecinta anabul miris sekali rasanya lihat hadiah doorprize anjing hidup. Bayangkan gimana rasanya kalo hewan peliharaan yang dianggap udah kaya anak sendiri dijadikan hadiah dikasihkan ke orang lain??" imbuh warganet lainnya.
Kritik lainnya menyoroti tidak adanya jaminan bahwa penerima doorprize acara tersebut nantinya benar-benar memiliki komitmen memelihara anjing dalam jangka panjang.
Meski ada pula yang mengapresiasi penyelenggaraan acara yang bertujuan mempererat hubungan masyarakat dengan satwa peliharaan, namun para pecinta satwa berharap panitia mengevaluasi konsep doorprize acara tersebut karena hewan hidup tak seharusnya diperlakukan sebagai hadiah undian.
Sejumlah pecinta hewan menilai memelihara anjing bukan sekadar memiliki hewan peliharaan, tetapi membutuhkan kesiapan finansial, waktu, komitmen, serta tanggung jawab jangka panjang.
Mereka khawatir hadiah undian berpotensi dimenangkan oleh peserta yang sebenarnya tidak memiliki niat maupun kemampuan untuk merawat anjing dengan baik.
Karena itu, sejumlah komunitas perlindungan satwa menyarankan agar hadiah tersebut diganti dengan barang lain, sementara anjing yang telah disiapkan dialihkan ke jalur adopsi resmi melalui proses seleksi calon adopter.
"Sakit ni penyelenggaranya. Makhluk hidup diperlakukan seperti barang. Memelihara anabul itu perlu komitmen seumur hidup, bukan cuma ngasih makan tapi juga ngasih perhatian, jaminan keamanan, vaksin tahunan, obat cacing tahunan, grooming bulanan dll. Udah kayak punya anak beneran. Bukan sekedar bawa pulang," komentar produser Ronny Irawan yang ikut menyuarakan protes terhadap acara tersebut.
Sebagai informasi, acara Nice Bhayangkara Dog Run diselenggarakan pada hari Minggu, 19 Juli 2026 di Atlas Atrium Mall Queen City, Semarang, Jawa Tengah.
Dalam pengumuman yang disampaikan di media sosial, panitia penyelenggara telah menerapkan sejumlah aturan bagi peserta yang membawa anjing dalam kegiatan Nice Bhayangkara Dog Run 2026.
Aturan tersebut antara lain mewajibkan anjing dalam kondisi sehat, selalu menggunakan tali kekang (leash), serta mengenakan popok (diaper) selama berada di area pusat perbelanjaan.
Hingga artikel ini ditulis belum ada pernyataan resmi dari pihak penyelenggara maupun institusi terkait.
Kritik terhadap hadiah anjing hidup dalam acara ersebut masih terus jadi polemik dan masih terus disuarakan di media sosial. Banyak desakan dari komunitas pecinta hewan dan meminta panitia mengevaluasi konsep doorprize sebelum acara digelar.
Mereka berharap hadiah berupa makhluk hidup diganti dengan hadiah lain yang lebih sesuai, sehingga anjing tersebut mendapat pemilik yang layak dan disalurkan melalui mekanisme adopsi sesuai aturan dengan mempertimbangkan kesiapan, tanggung jawab, dan komitmen calon pemilik serta mengutamakan kesejahteraan satwa.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Melanie Subono Tertawakan Kabar Kecurangan Disertasi Bahlil Lahadalia, Singgung Soal Indonesia Darurat Pejabat Waras
Kenang Masa Kepemimpinan BJ Habibie, Netizen Ikut Nostalgia Saat Melanie Subono Unggah Momen Bersama dan Curhat Pada Sang Eyang
Fadli Zon Sebut Kasus Pemerkosaan Massal Pada Kerusuhan Mei 98 Hanya Rumor Tanpa Data, Melanie Subono: Demi Nulis Sejarah Baru!
Sentil Pemerintah, Melanie Subono Sampaikan Pesan Menyentuh Soroti Gajah Sumatera yang Mati Akibat Terseret Banjir di Aceh: Maafkan Kami...
Sindir Pemerintah yang Akhirnya Batalkan Sertifikat Lahan Milik Warga yang Masuk Wilayah Taman Nasional Tesso Nilo Riau, Melanie Subono: Delik Viral!
Melanie Subono Mengecam Tersangka Dugaan Penganiayaan Anak di Daycare ‘Little Aresha’: Setan pun Minder