news

Siapa LMI Tersangka Korupsi MBG? Brigjen Polisi yang Diduga Atur Pengadaan Ompreng MBG Ternyata Punya Kekayaan Fantastis, Rekam Jejaknya Jadi Sorotan

Jumat, 3 Juli 2026 | 15:45 WIB
Potret Brigjen Pol Lalu Muhammad Iwan Mahardan memakai rompi pink setelah ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus korupsi MBG (X/partaisocmed)

SketsaNusantara.id - Kasus korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menyita perhatian publik setelah Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap adanya keterlibatan perwira polisi dalam kasus tersebut.

Belum lama ini, Kejaksaan menetapkan Brigjen Pol Lalu Muhammad Iwan Mahardan (LMI) sebagai tersangka baru dugaan korupsi MBG di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN).

Dalam pernyataannya, Kejaksaan menyebut tersangka LMI itu masih aktif menjabat sebagai Sekretaris Deputi Bidang Promosi dan Kerjasama BGN yang diduga mengatur pengadaan food tray atau ompreng wadah makanan MBG.

Setelah penetapannya menjadi tersangka, sosok LMI mendadak ramai jadi perbincangan hangat di media sosial. Rekam jejak hingga kekayaannya pun tak luput jadi sorotan.

Baca Juga: Brigjen Polisi Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG, Diduga Atur Penjualan Food Tray

Profil dan Kekayaan Lalu Luhammad Iwan Mahardan (LMI)

Berdasarkan penelusuran SketsaNusantara.id dari berbagai sumber, diketahui Lalu Muhammad Iwan Mahardan merupakan lulusan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) tahun 1994.

Karirnya dimulai di Korps Brimob yang pernah ditugaskan ke Kalimantan Barat. Selama bertahun-tahun, pria kelahiran Nusa Tenggara Barat (NTB) 22 januari 1972 itu mengemban posisi penting sebagao Kapolsek Metro Penjaringan, Kapolsek Metro Kelapa Gading hingga di Polda Bengkulu dan Sumatera Barat.

Lalu Muhammad Iwan baru saja memperoleh kenaikan pangkat brigadir jenderal polisi. Sepanjang karirnya, ia juga pernah dipercaya menjalankan tugas berskala nasional dan internasional.

Baca Juga: Babak Baru Kasus Korupsi MBG! Usai Justice Collaborator Sony Sonjaya Ditolak, Lodewyk Pusung Akhirnya Ajukan Permohonan Praperadilan, Ini Alasannya

Ia tercatat pernah menjadi LO Polri untuk KPU RI, hingga menjadi liaison officer (LO) ASEAN Games 2018 dan terlibat dalam pengamanan Pemilu Jepang 2019.

Tak hanya itu, Lalu Muhammad Iwan juga menerima sejumlah tanda jasa, di antaranya Satyalencana Kesetiaan 8 Tahun, Satyalencana Kesetiaan 16 Tahun dan Satyalencana Kesetiaan 24 Tahun dan Satyalencana Seroja.

Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK, Lalu Muhammad Iwan tercatat memiliki kekayaan fantastis mencapai Rp4,44 miliar per tahun 2025.

Ia diketahui memiliki aset tanah senilai Rp1 miliar dan satu unit kendaraan senilai Rp250 juta, serta harta bergerak lainnya mencapai Rp1,81 miliar hingga Kas senilai Rp1,38 miliar.

Halaman:

Tags

Terkini