Barulah pada tahun 2024, ia dilantik presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN mrlalui Keppres RI Nomor 94B tahun 2024.
Saat awal menjabat, Dadan diketahui memiliki total harta Rp9.022.400.000 per tanggal 14 Maret 2025.
Dikutip dari laman LHKPN, saat awal menjabat, Dadan memiliki sejumlah aset seperti tanah dan bangunan di kota Bogor dengan total Rp5,9 miliar.
Ia juga memiliki 3 kendaraan yang nilai totalnya mencapai Rp1,4 miliar.
Dadan juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp322,4 juta dan kas setara kas Rp1,4 miliar.
Profil Sony Sonjaya
Sony Sonjaya lahir di Bandung 59 tahun yang lalu atau tepatnya pada tanggal 20 Oktober 1967.
Setelah lulus dari Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1990, ia sempat mengikuti berbagai jenjang pendidikan di lingkungan Polri seperti Pendidikan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) hingga Sekolah Staf dan Pimpinan atau SESPIM.
Selama berkarier di kepolisian, Sony pernah menjabat sebagai Kapolres Majalengka dan Kapolres Bandung.
Ia juga pernah bertugas sebagai Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar, Direktur Reserse Krinimal Umum Polda Aceh hingga Kabagrenopsnal Robinopsnal Bareskrim Polri.
Setelah pensiun dengan pangkat Inspektur Jendera Polisi (Irjen Pol), Sony dilantik sebagai Wakil Kepala BGN pada tahun 2025.
Kekayaan Sony Sonjaya setelah menjabat sebagai Wakil Kepala BGN selama lebih dari setahun meningkat tajam.