SketsaNusantara.id - Belakangan ini, media sosial diramaikan dengan curhatan sejumlah warganet yang mengeluhkan tagihan listrik mereka mendadak melonjak naik. Bahkan, ada yang mengaku mencapai hampir dua kali lipat dibanding bulan-bulan sebelumnya.
Keluhan tersebut ramai diperbincangkan sepanjang periode April hingga Juni 2026. Banyak pelanggan mengaku terkejut karena merasa pola penggunaan listrik di rumah tidak mengalami perubahan signifikan, namun tagihan yang harus dibayar justru meningkat tajam.
Di tengah ramainya keluhan tersebut, PT PLN (Persero) memastikan bahwa tarif tenaga listrik tidak mengalami kenaikan. Bahkan, pemerintah dan PLN menegaskan tarif listrik untuk pelanggan subsidi maupun nonsubsidi tidak berubah sejak tahun 2022.
"Pemerintah menetapkan tarif listrik Triwulan II tahun 2026 tidak naik, baik untuk pelanggan subsidi maupun nonsubsidi," demikian keterangan resmi yang disampaikan melalui akun Instagram @kesdm milik Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
"Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan kondisi ekonomi makro seperti kurs, harga minyak dunia (ICP), inflasi, dan Harga Batubara Acuan (HBA). Selama tiga tahun terakhir sejak 2022, tarif listrik tidak mengalami kenaikan," terangnya.
PLN menjelaskan bahwa lonjakan tagihan yang dirasakan sebagian pelanggan bukan disebabkan oleh kenaikan tarif, melainkan kemungkinan terjadi peningkatan konsumsi listrik di rumah tangga.
"Adanya kenaikan tagihan listrik biasanya dipengaruhi dari perubahan konsumsi listrik. Jika ada peningkatan, pada akhirnya kan berdampak pada tagihan bulanan, meski tarif listrik tidak berubah," ujar Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN dalam keterangannya pada hari Selasa, 2 Juni 2026.
Menurut PLN, terdapat sejumlah faktor yang dapat memengaruhi kenaikan pemakaian listrik. Salah satunya adalah kondisi cuaca yang lebih panas sehingga masyarakat cenderung menggunakan pendingin ruangan (AC), kipas angin, maupun perangkat elektronik lainnya dalam durasi yang lebih lama.
Selain itu, bertambahnya jumlah perangkat elektronik di rumah, penggunaan peralatan berdaya tinggi, hingga kemungkinan kesalahan pencatatan meter juga dapat memengaruhi besaran tagihan listrik bulanan.
PLN pun mengimbau masyarakat untuk menggunakan listrik secara aman dan bijak dengan melakukan pemeriksaan instalasi listrik secara berkala. Pelanggan juga disarankan mencabut perangkat elektronik yang tidak digunakan agar konsumsi energi tetap terkendali.
Cara Cek Riwayat Pemakaian Listrik di PLN Mobile
Bagi pelanggan yang merasa tagihan listriknya tiba-tiba melonjak naik drastis, PLN menyarankan untuk melakukan pengecekan riwayat konsumsi listrik secara mandiri melalui aplikasi PLN Mobile.