SketsaNusantara.id – Semangat pantang menyerah ditunjukkan oleh Ana Qomariah, seorang pelaku UMKM asal Dusun Kalianyar, Desa Jogoroto, Jombang, Jawa Timur. Lewat tangan dinginnya, ia berhasil menyulap ikan patin menjadi berbagai produk camilan lezat yang kini mulai dikenal luas oleh masyarakat.
Saat ditemui di kediamannya, RT 05/RW 04, Ibu Ana, sapaannya, menceritakan awal mula perjuangannya. Ia mengaku sempat terkendala modal saat ingin memperbesar kapasitas produksinya. Namun, titik terang muncul ketika ia memberanikan diri mengajukan pinjaman modal usaha untuk kelompok UMKM melalui bank BRI sebesar Rp10 juta.
“Uang hasil pinjaman dari BRI itu sangat membantu sekali untuk mengembangkan unit usaha saya. Modal itu saya pakai untuk beli bahan dan peralatan,” ujar Ibu Ana dengan wajah sumringah, pertengahan Mei ini.
Kini, usahanya yang diberi label brand sendiri itu telah melahirkan produk-produk unik. Diantaranya; Sumpitin (Sumpia Abon Patin), Kulit Patin Kremez Barbeque, Abon Patin, hingga Onde-onde Ketawa Abon Ikan.
Berkat ketekunannya, usaha Ibu Ana tidak lagi dipandang sebelah mata. Ia sekarang rutin mengikuti berbagai pameran UMKM di tingkat Kabupaten Jombang. Tidak hanya sukses untuk diri sendiri, Ibu Ana juga dipercaya menjadi Ketua Kelompok UMKM di Kecamatan Jogoroto di bawah naungan Dinas Perikanan.
Dia mengaku, dari beberapa pameran UMKM yang diikuti itu memberi peluang baru untuk produk-produk buatannya dalam hal pemasaran. Ibu Ana menjelaskan, melalui pameran dapat memperluas jaringan antarpelaku usaha.
“Sebenarnya kalau ikut pameran itu lebih mencari rekan baru sesama pelaku usaha. Dari situ kita sharing pengalaman dan produk kita dikenal,” ucap Ana.
Ajang pameran tersebut bagi Ibu Ana membantu penjualan produk yang ia buat bersama anggota kelompok. Pemesannya tidak sebatas dari warga Jombang saja. Ia mengatakan, kadangkala ia melayani pemesan dari luar kota sekitar Jombang.
“Kalau kita bertemu sesama pelaku usaha kita saling bantu memasarkan produk. Semisal ada orang yang butuh produk tertentu, kita bisa mengarahkan untuk mendapat barang itu,” ucapnya mencontohkan.
Kisah Ibu Ana ini menjadi bukti nyata bagaimana program pemberdayaan UMKM dari BRI benar-benar menjadi angin segar bagi para pelaku usaha kecil di desa untuk naik kelas dan lebih mandiri secara ekonomi.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!