SketsaNusantara.id - Media sosial belum lama ini dihebohkan dengan kabar kecelakaan maut yang melibatkan jip wisata di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur.
Insiden laka tunggal yang terjadi pada Jumat, 29 Mei 2026 pagi itu menjadi sorotan publik setelah video kondisi kendaraan pasca-kecelakaan beredar luas di berbagai platform media sosial.
Dalam video viral, terlihat sebuah jip wisata mengalami kerusakan parah setelah menabrak tebing di jalur wisata Bromo. Bagian depan kendaraan ringsek berat, dan mengalami patah as roda depan hingga ban depan terlepas dari body mobil.
Peristiwa tragis tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan beberapa penumpang lainnya terluka. Bahkan, kawasan wisata Gunung Bromo dikabarkan akan ditutup sementara pasca kejadian ini.
Dilansir SketsaNusantara.id dari unggahan akun Instagram @explorepasuruan dan berbagai sumber, berikut sejumlah fakta yang berhasil dihimpun terkait kecelakaan maut di Gunung Bromo.
1. Kronologi Kecelakaan Jip Wisata di Gunung Bromo
Kecelakaan maut terjadi di jalur Penanjakan menuju Lautan Pasir Bromo, tepatnya di tikungan Leter S, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Berdasarkan informasi yang beredar, jip wisata jenis Toyota Hardtop berwarna merah itu sedang membawa wisatawan dari kawasan Bukit Dingklik menuju Lautan Pasir Bromo.
Namun, saat melintasi jalur turunan dan tikungan tajam di kawasan Leter S, kendaraan diduga kehilangan kendali. Jip kemudian menghantam tebing di sisi jalan hingga mengalami kerusakan berat.
Video yang beredar memperlihatkan bagian depan kendaraan hancur, pintu depan sebelah kanan ringsek, serta as roda depan patah yang menyebabkan ban kanan depan terlepas dari kendaraan.
2. Sopir dan 1 Wisatawan Meninggal Dunia
Kecelakaan tersebut menewaskan dua orang, yakni pengemudi jip dan seorang wisatawan yang menjadi penumpang kendaraan.