Selain itu, technical meeting untuk persiapan acara disebut berlangsung singkat dan dilakukan secara online. Feny mengaku sejumlah detail acara belum dijelaskan secara rinci saat pertemuan berlangsung.
“Technical meeting cuma sekitar 10 menit dan sangat tidak detail. Saya tanya soal rundown, alur masuk venue, pembagian sesi tamu, semuanya dijawab nanti diinformasikan satu hari sebelum acara,” paparnya.
Pada hari pelaksanaan, akad nikah tetap berlangsung sederhana tanpa resepsi. Sejumlah vendor disebut tidak hadir, termasuk dekorasi, catering, fotografer, videografer, hingga entertainment.
Meski begitu, beberapa pihak seperti MUA, hairdo, dan MC tetap membantu jalannya akad. Dalam keterangannya, Feny menyebut beberapa vendor tersebut juga dikabarkan belum menerima pembayaran dari pihak wedding organizer.
Kasus WO Marwah kini masih menjadi perhatian publik dan ramai dibahas di berbagai platform media sosial.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!