Sabtu, 18 Juli 2026

Cerita Pengantin Korban WO Marwah yang Viral, Bayar Puluhan Juta namun Resepsi Batal dan Vendor Kabur

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Senin, 25 Mei 2026 | 19:30 WIB
Pengantin di Bekasi yang jadi korban WO Marwah lapor Polisi. ( Threads/meislvy - agyo_hadisuwarno)
Pengantin di Bekasi yang jadi korban WO Marwah lapor Polisi. ( Threads/meislvy - agyo_hadisuwarno)

SketsaNusantara.id - Kasus wedding organizer Marwah Catering Service kini menjadi perhatian publik. Peristiwa ini ramai dibahas setelah video gedung pernikahan kosong di Bekasi tersebar luas di media sosial.

Video tersebut memperlihatkan kondisi lokasi resepsi pasangan Aldy dan Feny di Islamic Center Bekasi, Jawa Barat pada Sabtu, 23 Mei 2026. Padahal, para tamu undangan sudah hadir untuk mengikuti prosesi akad pernikahan.

Dalam rekaman yang diunggah akun Threads @agyo_hadisuwarno, tidak terlihat dekorasi maupun meja catering di dalam gedung. Suasana lokasi tampak kosong tanpa persiapan resepsi seperti yang dijanjikan sebelumnya.

Baca Juga: Akhirnya Sah! Para Pasangan Pengantin Korban WO Ayu Puspita Lakukan Nikah Massal Dengan Bantuan Vendor

WO Marwah, dia nipu. Ini semuanya nggak ada, vendornya kabur. Harusnya ada resepsi yang bagus, ada catering, dekorasi, semuanya nggak ada,” ucap pengunggah video tersebut.

Kasus itu kemudian viral dan memicu berbagai reaksi publik di media sosial. Setelah kejadian tersebut, pasangan Aldy dan Feny resmi melaporkan WO Marwah ke Polres Metro Jakarta Timur pada Minggu, 24 Mei 2026.

Aldy menjelaskan bahwa laporan baru dibuat sehari setelah akad berlangsung. Ia mengaku masih berupaya mencari informasi setelah acara pernikahan yang direncanakan tidak berjalan sesuai harapan.

Baca Juga: Profil Biodata Ayu Puspita Pemilik WO Viral di TikTok yang Diduga Tipu 230 Pasangan Calon Pengantin, Kerugian Capai Rp16 M

Pihak pengantin juga mengungkapkan kronologi awal menggunakan jasa WO Marwah. Feny mengaku pertama kali mengetahui jasa wedding organizer tersebut melalui Instagram. Setelah melihat daftar paket dan harga, ia memutuskan melakukan pembayaran uang muka.

Proses komunikasi dengan pihak wedding organizer kemudian terus berjalan. Feny menyebut dirinya sempat mengikuti sesi test food hingga fitting baju pengantin di kantor Marwah kawasan Jakarta Garden City, Cakung.

Setelah proses tersebut, pembayaran dilakukan secara bertahap sampai dinyatakan lunas. Pelunasan disebut telah dilakukan pada awal April 2026. Selain itu, pembayaran tambahan jumlah tamu juga dilakukan beberapa hari menjelang acara.

Dari seluruh pembayaran tersebut, total kerugian yang dialami pasangan pengantin disebut mencapai Rp85,5 juta. Nominal tersebut mencakup berbagai kebutuhan acara pernikahan yang sebelumnya dijanjikan pihak wedding organizer.

Feny juga mengungkap adanya persoalan pembayaran gedung resepsi. Ia menyebut pihak venue sempat menghubunginya beberapa hari sebelum acara untuk meminta pelunasan biaya sewa lokasi.

Menurut pengakuannya, pihak wedding organizer sebelumnya memastikan pembayaran kepada venue akan diselesaikan. Namun hingga menjelang acara berlangsung, persoalan tersebut disebut belum tuntas.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X