SketsaNusantara.id - Kasus wedding organizer Marwah Catering Service kini menjadi perhatian publik. Peristiwa ini ramai dibahas setelah video gedung pernikahan kosong di Bekasi tersebar luas di media sosial.
Video tersebut memperlihatkan kondisi lokasi resepsi pasangan Aldy dan Feny di Islamic Center Bekasi, Jawa Barat pada Sabtu, 23 Mei 2026. Padahal, para tamu undangan sudah hadir untuk mengikuti prosesi akad pernikahan.
Dalam rekaman yang diunggah akun Threads @agyo_hadisuwarno, tidak terlihat dekorasi maupun meja catering di dalam gedung. Suasana lokasi tampak kosong tanpa persiapan resepsi seperti yang dijanjikan sebelumnya.
“WO Marwah, dia nipu. Ini semuanya nggak ada, vendornya kabur. Harusnya ada resepsi yang bagus, ada catering, dekorasi, semuanya nggak ada,” ucap pengunggah video tersebut.
Kasus itu kemudian viral dan memicu berbagai reaksi publik di media sosial. Setelah kejadian tersebut, pasangan Aldy dan Feny resmi melaporkan WO Marwah ke Polres Metro Jakarta Timur pada Minggu, 24 Mei 2026.
Aldy menjelaskan bahwa laporan baru dibuat sehari setelah akad berlangsung. Ia mengaku masih berupaya mencari informasi setelah acara pernikahan yang direncanakan tidak berjalan sesuai harapan.
Pihak pengantin juga mengungkapkan kronologi awal menggunakan jasa WO Marwah. Feny mengaku pertama kali mengetahui jasa wedding organizer tersebut melalui Instagram. Setelah melihat daftar paket dan harga, ia memutuskan melakukan pembayaran uang muka.
Proses komunikasi dengan pihak wedding organizer kemudian terus berjalan. Feny menyebut dirinya sempat mengikuti sesi test food hingga fitting baju pengantin di kantor Marwah kawasan Jakarta Garden City, Cakung.
Setelah proses tersebut, pembayaran dilakukan secara bertahap sampai dinyatakan lunas. Pelunasan disebut telah dilakukan pada awal April 2026. Selain itu, pembayaran tambahan jumlah tamu juga dilakukan beberapa hari menjelang acara.
Dari seluruh pembayaran tersebut, total kerugian yang dialami pasangan pengantin disebut mencapai Rp85,5 juta. Nominal tersebut mencakup berbagai kebutuhan acara pernikahan yang sebelumnya dijanjikan pihak wedding organizer.
Feny juga mengungkap adanya persoalan pembayaran gedung resepsi. Ia menyebut pihak venue sempat menghubunginya beberapa hari sebelum acara untuk meminta pelunasan biaya sewa lokasi.
Menurut pengakuannya, pihak wedding organizer sebelumnya memastikan pembayaran kepada venue akan diselesaikan. Namun hingga menjelang acara berlangsung, persoalan tersebut disebut belum tuntas.
Artikel Terkait
16 Pemain Dilan 1983: Wo Ai Ni Lengkap dengan Sinopsis, Film Dilan saat Masih SD yang Tayang Hari Ini
Profil Malea Emma, Pemeran Mei Lien di Film Dilan 1983: Wo Ai Ni, Artis Cilik Keturunan Indonesia yang Berkarir di Hollywood
Catering Tak Datang di Hari Pernikahan Hingga DP Rp50 Juta Lenyap, Owner WO Ayu Puspita Dinanti Digruduk Hingga Tempuh Jalur Hukum
Siapa Ayu Puspita Dinanti? Owner WO By Ayupuspitaa yang Lakukan Penipuan Hingga Belasan Miliar, Ini Akun Instagramnya