SketsaNusantara.id - Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Jember terus melakukan pemeriksaan hewan kurban, yang berada di lapak-lapak penjualan.
Hal ini dimaksudkan untuk memastikan hewan ternak yang akan digunakan sebagai kurban, pada Hari Raya Idul Adha dalam kondisi sehat dan sesuai syariat.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet) DKPP Jember, Henry Kurniawan Mulyodiputro mengatakan pemeriksaan hewan kurban di lapak-lapak sudah dilaksanakan sejak 1 minggu lalu.
Baca Juga: Sidak SPPG Diduga Penyebab Keracunan, Satgas MBG Pemkab Jember Temukan Beberapa Fakta Lapangan
"Kita melakukan survei-survei di berbagai wilayah untuk melihat apakah ada lapak-lapak yang menjual hewan kurban baru," ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat 22 Mei 2026.
Dari hasil pemeriksaan ke 32 lapak hewan kurban, Henry menyampaikan jika belum ditemukan adanya hewan kurban yang mengalami sakit atau terjangkit penyakit.
"32 lapak ini mulai dari kambing, sapi dan domba. Sampai saat ini hasil pemeriksaannya semua masih baik," imbuhnya.
Ia menerangkan, pemeriksaan ini meliputi kesehatan hewan, kemudian usia hewan kurban apakah sudah mencukupi hingga kandang.
"Jadi kita tes semua menggunakan alat yang kami bawa, kita tes suhu, cek umurnya apakah sudah poel atau belum," paparnya.
"Namun, setelah pemeriksaan ini ada beberapa pemeriksaan ada beberapa memang hewan kurban yang masih belum berganti gigi susu (poel)," terangnya.
Baca Juga: Pemkab Jember Luncurkan Program Penghapusan Denda Pajak Daerah
Henry juga merekomendasikan kepada para penjual di lapak-lapak, bila ditemukan ada hewan kurban yang mengalami sakit harus segera ditangani.
"Kita berikan edukasi, kalau ada hewan kurban yang sakit harus segera diisolasi atau dipindah agar tidak menular ke hewan yang lain," tegasnya.