Ketua SIBAT Puger Kulon, Riza Rosida mengungkapkan pentingnya keterampilan pertolongan pertama bagi generasi muda.
Mengingat situasi darurat bisa terjadi kapan saja dan di mana saja tanpa bisa diprediksi.
“Kami berharap melalui pelatihan ini para siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keberanian untuk melakukan pertolongan pertama secara tepat ketika menghadapi situasi darurat di lingkungan sekitar. Minimal mereka tahu tindakan awal yang harus dilakukan sebelum bantuan medis datang,” ujar Riza Rosida.
Untuk meningkatkan antusias peserta, panitia menghaadirkan tantangan spontan.
Siswa yang berani mempraktikkan tekni penanganan di depan peserta lain mendapatkan bingkisan dari panitia.
Baca Juga: Srikandi Jalanan Jember Banting Setir Jadi Pengusaha Kuliner Lewat Pelatihan Sushi dan Tepace
Salah seorang siswa peserta pelatihan mengungkapkan, tantangan spontan tersebut membuat pelatihan semakin menyenangkan.
“Kegiatannya seru dan mudah dipahami karena langsung praktik. Saya jadi tahu cara membantu orang yang pingsan, tersedak, atau mengalami luka bakar. Challenge dan bingkisannya juga membuat kami lebih semangat untuk mencoba,” ungkap salah satu siswa peserta dari MA Plus Daarull Muhhibbin.
Pelatihan ini juga mendapatkan apresiasi dari Ketua PMI Jember, Zainollah.
Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam memperluas jaringan relawan kemanusiaan yang memiliki keterampilan dasar penyelamatan.
"Kami di tingkat Kabupaten sangat mengapresiasi sinergi antara SIBAT Puger Kulon dan MA Plus Daarull Muhhibbin. Sekolah dan madrasah merupakan pilar penting dalam mitigasi berbasis komunitas. Dengan membekali para siswa kemampuan pertolongan pertama dasar, kita sedang mematangkan kader-kader kemanusiaan baru yang siap menjadi benteng awal penyelamatan di lingkungan keluarga maupun sekolah," tegas Zainollah.
Kegiatan ini juga diharapkan bisa memperkuat kesiapsiagaan bencana dan penanganan kedaruratan di wilayah Jember Selatan.
Lebih lanjut, kolaborasi tersebut juga diharapkan bisa mendorong sekolah lain untuk mengembangkan program serupa.****