Kendati demikian, Aan mengungkapkan pihaknya masih akan menelusuri lebih lanjut terkait pemberian sanksi tersebut.
Jumlah Korban Meninggal Bertambah
Muhammad Fahrul Hubaidi (32), salah satu korban luka bakar dalam kecelakaan bus ALS meninggal dunia pada Jumat, 8 Mei 2026.
Korban yang mengalami luka bakar mencapai 90 persen sempat mendapatkan perawatan intensif di ICU RSUD Rupit hingga menjalani tindakan operasi.
Korban juga sempat akan dipindahkan ke RS Bhayangkara Palembang, namun karena kondisinya makin melemah, rencana tersebut ditunda.
Dengan meninggalnya pria asal Tegal tersebut, jumlah korban meninggal akibat kecelakaan bus ALS tersebut bertambah menjadi 17 orang.
2 Korban Luka Bakar Dirujuk ke RS Bhayangkara Palembang
Sementara itu, 2 korban luka bakar lainnya, yakni Nadiono (44) dan istrinya, Jumiatin (35) dirujuk ke RS Bhayangkara Palembang pada Jumat, 8 Mei 2026.
Ngadiono yang mengalami luka bakar 50 persen dievakuasi dengan helikopter menuju RS Bhayangkara Palembang.
Sementara Jumiatun yang menderita luka bakar 90 persen dipindahkan ke RS Bhayangkara melalui perjalanan darat menggunakan ambulans.
Tim DVI Polda Sumsel Ungkap Kendala dalam Proses Identifikasi
Tim Disaster Victim Identification (DVI ) Polda Sumsel mengungkapkan hambatan yang dialami dalam proses identifikasi.
Kondisi jenazah korban yang mengalami luka bakar berat hingga 99 persen membuat proses identifikasi terhambat.