Sementara itu, sosok Kolonel Chk Fredy Ferdian Isnartanto turut menjadi perhatian dalam jalannya persidangan. Ia dikenal sebagai hakim militer yang memiliki karakter tegas dan vokal terhadap berbagai pelanggaran di lingkungan militer.
Fredy Ferdian merupakan lulusan Sarjana Hukum dan Magister Hukum serta saat ini menjabat sebagai Kepala Pengadilan Militer I-04 Palembang.
Namanya sebelumnya juga sempat menjadi sorotan publik saat memimpin sidang kasus penembakan tiga anggota polisi di Way Kanan, Lampung, yang melibatkan oknum TNI dengan terdakwa Kopda Bazarsah.
Dalam sejumlah persidangan, Fredy dikenal berani memberikan kritik keras terhadap anggota militer yang dianggap mencoreng nama institusi.
Hingga kini, proses persidangan kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus masih terus berlangsung. Majelis hakim masih mendalami peran masing-masing terdakwa serta rangkaian peristiwa yang menyebabkan terjadinya aksi kekerasan tersebut.
Kasus ini juga mendapat perhatian dari kelompok masyarakat sipil yang berharap proses hukum berjalan transparan dan memberikan keadilan bagi korban.
Publik kini menanti bagaimana putusan akhir majelis hakim terhadap empat anggota BAIS TNI tersebut, termasuk kemungkinan sanksi pidana maupun etik yang akan dijatuhkan apabila terbukti bersalah dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS itu.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!