Hal tersebut dianggap melanggar aturan Kemenkes tentang status dokter magang di rumah sakit.
2. Dugaan Kelalauan Medik
IKA FK Unsri juga menjelaskan kondisi dokter Myta sebelum meninggal dunia.
“dr. Myta telah melaporkan gejala sakit sejak Maret 2026,” tulisnya lagi.
Meski sudah melaporkan kondisi kesehatannya yang sesak parah dan demam, dr. Myta diduga tetap dipaksa untuk berjaga malam.
Baca Juga: Jember Menuju Pusat Medis Nasional, RSD dr Soebandi Kini Jadi RS Pendidikan Spesialis
3. Dugaan Malapraktik Administratif
IKA FK Unsri juga menduga adanya malapraktik administrasi di rumah sakit.
Pasien yang merupakan tenaga kesehatan di RSUD K.H Daud Arif diduga diminta untuk mencari obat sendiri lantaran stok obat yang kosong.
4. Dugaan Intimidasi
Fakta lainnya, IKA FK Unsri menduga adanya arahan dari oknum pembimbing untuk merahasiakan kondisi dr. Myta.
Tujuannya, agar tidak ada perpanjangan masa magang.
Selain itu, muncul dugaan adanya narasi gaslighting yang menyerang psikologi dokter magang. Salah satunya dengan sebutan ‘Gen Z lembek’
Hingga saat ini, pihak rumah sakit masih belum memberikan pernyataan pernyataan resmi terkait kabar kematian dr Myta hingga deretan fakta yang diungkap IKA FK Unsri.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!