SketsaNusantara.id - Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran (IKA FK) Universitas Sriwijaya (Unsri) buka suara terkait kematian dokter Myta Aprilia Azmy.
Dokter Myta meninggal dunia di tengah program internshipnya di RSUD K.H Daud Arif, Kuala Tungkal.
IKA FK Unsri mengungkapkan sejumlah fakta terkait kematian rekan sejawatnya, salah satunya terkait beban kerja yang tidak manusiawi.
Dalam keterangan resmi yang dirilis pada 30 April 2026 dan diunggah akun Instagram @bushcoo pada 2 Mei 2026, IKA FK Unsri membeberkan sejumlah fakta lainnya seperti kronolog hingga kondisi dokter Myta sebelum meninggal.
FK IKA Unsri pun mendesak Kementerian Kesehatan untuk melakukan audit terhadap RSUD K.H Daud Arif.
Dan berikut ini 4 kematian dokter Myta berdasarkan penyelidikan internal IKA FK Unsri.
1. Jam Kerja yang Tidak Manusiawi
Dalam keterangannya, IKA FK Unsri menyebutkan adanya jam kerja yang tidak manusiawi.
“3 Bulan tanpa libur di bangsal/IGD,” tulis IKA FK Unsrii dalam keterangannya.
Tak hanya itu, IKA FK Unsri juga mengungkapkan, RSUD K.H Daud Arif juga membiarkan dokter internship (magang) bekerja tanpa pengawasan dari dokter definitif.