Kepala BGN nasional tersebut mengapresiasi Kabupaten Jember berhasil menghimpun data yang sangat detail dan akurat.
Tercatat, hingga saat ini sudah ada 800 ribu penerima manfaat program MBG yang terdata secara by name by address di Jember.
Kunjungan ini juga menyoroti progres pembangunan infrastruktur pendukung, termasuk kesiapan satuan pelayanan gizi atau dapur-dapur MBG yang mulai dibangun di berbagai titik strategis.
Baca Juga: Anggaran Pengadaan Alat Makan MBG Bocor! BGN Ajukan Rp4,19 Triliun Hanya Untuk 15 SPPG di Yogyakarta
Dengan jumlah penerima manfaat yang besar, Jember diharapkan mampu menunjukkan efisiensi distribusi logistik makanan bergizi secara masif.
Dengan 800.000 penerima manfaat, serapan bahan pangan dari petani, peternak, dan UMKM lokal akan meningkat tajam.
Sementara itu, Gus Fawait menyambut baik penetapan Jember sebagai kota percontohan.
Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran pemerintah daerah hingga tingkat desa akan terus mengawal validasi data dan kesiapan operasional di lapangan demi menyukseskan visi swasembada gizi nasional.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!