"Kami ingin alat ini tidak hanya menyiram taman secara otomatis, tapi juga bisa dipantau lewat HP secara akurat. Rasanya bangga sekali saat melihat pompa menyala sendiri tepat saat sensor mendeteksi tanah mulai kering," ujar Tegar.
Adanya inovasi ini, tentunya semakin mengukuhkan SMKN 3 Bondowoso sebagai sekolah vokasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Di samping itu juga menunjukkan responsif terhadap kebijakan strategis pemerintah daerah.
Pihak sekolah berharap inovasi ini dapat diproduksi secara massal untuk membantu para petani lokal di masa depan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!